Breaking News:

Dukung Kebijakan PPKM Mikro, Pemkot Refocusing DAU dan DID, Diatur Panduan Klasifikasi Zona Merah

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, Inmendagri Nomor 3 Tahun 2021 terbit karena hasil evaluasi PPKM.

Istimewa/Pemkot Bogor
Pemkot Bogor melakukan evaluasi pelaksanaan PPKM yang belum berdampak pada menurunan kasus Covid-19 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menggelar Rakor Penanganan Covid-19 tentang arahan refocusing anggaran terkait penerapan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 3 Tahun 2021 secara daring, Selasa (9/2/2021).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah yang hadir mengatakan, Inmendagri Nomor 3 Tahun 2021 terbit karena hasil evaluasi PPKM satu dan dua tidak menunjukkan penurunan Covid-19.

Tak ayal, mulai Selasa (9/2) sampai Senin (22/2) diberlakukan PPKM Mikro yakni pendekatannya ke unit terkecil, yakni zonasi di tingkat RW.

"Jadi nanti setiap kelurahan harus mempunyai posko, berarti harus ada 68 posko se-Kota Bogor. Posko itu tugasnya pembinaan, penanganan, pengendalian, mengamati atau treatment. Sekarang kita sedang minta camat menyampaikan data berapa RW yang merah, orange, kuning dan hijau," ujar Syarifah.

Sekda menuturkan, pada Inmendagri ini diatur panduan klasifikasi zona merah, orange, kuning dan hijau.

Klasifikasi ini berdasarkan jumlah rumah yang anggotanya terpapar Covid-19.

Jika sama sekali tidak ada kasus, berarti zona hijau. Sebaliknya zona merah jika ada lebih dari 10 rumah terkonfirmasi positif.

"RW zona merah pengawasannya lebih ketat, termasuk juga menutup pusat peribadatan dan menutup taman di RW tersebut," jelas Syarifah.

Tak ayal, lanjutnya, kebijakan baru di PPKM Mikro ini tentu saja tidak masuk di rencana anggaran dan akhirnya dilakukan refocusing.

Di rakor ini seluruh pemerintah daerah diberikan penjelasan dari Kemendagri, Kemenkeu dan BPKP apa saja yang bisa di refocusing.

Halaman
12
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved