Breaking News:

Soal Temuan Limbah Medis B3 di Bogor, Manajemen Hotel di Kota Tengerang Segera Dipanggil Polisi

Pasca ditangkapnya dua tersangka pegawai laundry yang buang limbah medis B3 di Bogor, polisi segera panggil manajemen sebuah hotel

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Puluhan limbah Alat Pelindung Diri (APD), sengaja diletakkan di perkebunan kelapa sawit PTPN VIII  Kampung Cicere, Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. 

Sebanyak 2 orang pegawai laundry berinisial WD (37) dan LP (21) ditangkap dan ditetapkan jadi tersangka.

"Untuk tersangka kita lakukan penangkapan tanggal 6 (Februari 2021) dan TKP penangkapannya di Jakarta," kata Kapolres Bogor AKBP Harun dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, Rabu (10/2/2021).

Perusahaan laundry ini menjalin kesepakatan dengan sebuah hotel di Kota Tangerang yang kebetulan dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19.

Tempat isolasi ini juga dibuat atas kerja sama antara pihak hotel dan Pemerintah Kota Tangerang.

"Dari pihak hotel karena alasan tingginya cost (biaya) pelaksanaan pengelolaan limbah, mereka melakukan kerja sama dengan salah satu perusahaan laundry yang bukan perusahaan pengelolaan limbah untuk membuang limbah medis ini," kata Harun.

Akhirnya limbah medis B3 Covid-19 tersebut dibuang secara sembarangan di wilayah Bogor yang totalnya mencapai 120 kantung ukuran karung yang isinya berupa sampah masker, pakaian hazmat dan sampah lainnnya.

Dia menjelaskan bahwa kasus ini masih akan dikembangkan dan tidak menutup kemungkinan masih ada tersangka lainnya yang terlibat termasuk dari pihak hotel.

"Untuk (pelaku) yang lain akan kita kejar," pungkas Harun. 

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved