Breaking News:

Kabupaten Bogor Kena Imbas Ganjil Genap Kota Bogor, Kapolres: Kendaraan ke Puncak Naik 2 Kali Lipat

Kenaikan volume kendaraan yang mengarah ke Puncak ini, kata dia, bahkan meningkat dua kali lipat dibanding akhir pekan sebelumnya.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kapolres Bogor AKBP Harun saat ditemui wartawan di kawasan Parung, Kabupaten Bogor, Selasa (9/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan bahwa imbas penerapan ganjil genap dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada akhir pekan lalu di Kota Bogor, kendaraan yang memasuki Puncak Bogor meningkat signifikan.

"Kemarin itu, hari Sabtu (6/2/2021) imbas dari aturan ganjil genap Kota Bogor itu volume kendaraan yang naik ke atas (Puncak) semakin meningkat," kata AKBP Harun saat ditemui TribunnewsBogor.com di Sukaraja, Bogor, Kamis (11/2/2021).

Kenaikan volume kendaraan yang mengarah ke Puncak ini, kata dia, bahkan meningkat dua kali lipat dibanding akhir pekan sebelumnya.

Kendaraan ramai ke Puncak ini, lanjut dia, rata-rata berplat nomor tanggal genap sesuai hari itu dalam penerapan ganjil genap Kota Bogor.

Padahal, kawasan Puncak Bogor tidak diberlakukan ganjil genap, melainkan wajib membawa surat rapid antigen.

"Sabtu kemarin pada tanggal genap, yang naik ke atas rata-rata bernomor plat genap semua karena pikiriannya sudah genap sudah aman, mereka berbondong-bondok naik ke atas semua. Kenaikannya bisa dua kali lipat dari yang sudah kita laksanakan (operasi) antigen. Karena prinsip kita rapid antigen, ya sudah, yang tidak bawa surat rapid antigen kita putar (arah)," kata Harun.

Dia menegaskan bahwa ganjil genap diberlakukan di Kota Bogor sedangkan di Kabupaten Bogor berbeda karena diberlakukan wajib bawa surat antigen bagi pendatang dalam PPKM di tengah pandemi Covid-19 ini.

Sedangkan kawasan Puncak Bogor itu termasuk wilayah Kabupaten Bogor.

"Masyarakat bukan salah tanggap, masyarakat belum tahu mana Kabupaten Bogor mana Kota Bogor. Kita Kabupaten Bogor menerapkan wajib rapid antigen karena kita menyesuaikan dengan kondisi wilayah kita," pungkasnya.
 

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved