Breaking News:

Kenapa Kebanyakan Vihara Kerap Berdekatan dengan Pasar Rakyat? Ternyata Ini Alasannya

Kebanyakan vihara tempat sembahyang masyarakat Tionghoa didirikan tak jauh dari lokasi pasar rakyat.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Vihara Amurwa Bhumi (Hok Tek Bio) Cibinong, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kebanyakan vihara tempat sembahyang masyarakat Tionghoa didirikan tak jauh dari lokasi pasar rakyat.

Seperti contohnya di Bogor, Vihara Dhanagun yang berdekatan dengan Pasar Bogor dan juga Vihara Amurwa Bhumi yang berdekatan dengan Pasar Cibinong.

Pengurus Vihara Amurwa Bhumi (Hok Tek Bio) Agi Widodo menceritakan bahwa sejarah dibangunnya vihara tak lepas dari kedatangan masyarakat Tionghoa di masa lalu.

Mereka datang ke Indonesia dengan niat untuk berdagang.

Beberapa dari mereka ada yang membawa patung dewi atau dewa yang dipercaya membawa keberkahan.

"Di mana yang dia tempati, dia singgah, nginep, dia bawa patung. Patung pertama itu yang sekarang yang kami sembah dewa kami di sini (vihara)," kata Agi Widodo kepada TribunnewaBogor.com, Kamis (11/2/2021).

Setelah patung pertama, kata dia, datanglah pedagang China yang membawa patung lain seperti Dewi Qwan In dan lain-lain sampai terkumpul.

Vihara Dhanagun
Vihara Dhanagun (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Vihara Amurwa Bhumi sendiri pun, kata dia, awalnya juga hanya tempat sembahyang kecil berbentuk rumah bilik yang dia percayai sudah ada sejak sekitar tahun 1700-1800 Masehi.

Tempat mereka singgah yang kemudian jadi tempat ibadah ini biasanya tak jauh dari tempat orang Tionghoa berdagang.

Tempat berdagang bagi orang Tionghoa mencari mencari rezeki kebanyakan di tempat ramai didatangi warga, yaitu pasar.

"Orang Tionghoa dagangnya di Pasar. Orang Tionghoa gak mungkin dagangnya di kampung-kampung. Merasa dirinya nyaman, dikasih rezeki, dagang di pasar biar laku dan ramai, dia minta (berdoa) di sini (vihara)," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved