Breaking News:

Cari Pelanggar PKKM, Jenderal TNI Temukan Puluhan Warga Tak Pakai Masker

Brigjen TNI Achmad Fauzi juga mengajak warga kota Bogor agar selalu mematuhi protokol kesehatan secara maksimal dengan menerapkan 5M.

Istimewa/Penrem 061/SK
Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi memberikan arahan kepada pengelola atau pedagang agar selalu melengkapi sarana dan prasarana protokol kesehatan dan menerapkan pembatasan kapasitas pengunjung. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi SIP MM memimpin apel gabungan penerapan PPKM berbasis mikro di Plaza Balaikota, Jumat (12/2/2021).

Pada apel gabungan tersebut, Danrem menginstruksikan kepada tim Satgas saat melaksanakan patroli untuk sama - sama memberikan imbauan kepada masyarakat Kota Bogor terkait pemberlakuan PPKM terhitung mulai tanggal 11- 22 Februari 2021.

Danrem juga mengajak warga Kota Bogor agar selalu mematuhi protokol kesehatan secara maksimal dengan menerapkan 5M.

Tak hanya itu, Danrem juga memberikan arahan kepada pengelola atau pedagang agar selalu melengkapi sarana dan prasarana protokol kesehatan dan menerapkan pembatasan kapasitas pengunjung.

"Saya berharap pelaksanaan patroli ini dapat dilaksanakan semaksimal mungkin untuk lebih meningkatkan pelaksanaan PPKM," ungkap Brigjen TNI Achmad Fauzi.

Usai melaksanakan apel gabungan, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bersama dengan sasaran tempat kuliner, cafe dan resto.

Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi memberikan arahan kepada pengelola atau pedagang agar selalu melengkapi sarana dan prasarana protokol kesehatan dan menerapkan pembatasan kapasitas pengunjung.
Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi memberikan arahan kepada pengelola atau pedagang agar selalu melengkapi sarana dan prasarana protokol kesehatan dan menerapkan pembatasan kapasitas pengunjung. (Istimewa/Penrem 061/SK)

Dalam melaksanakan patroli, tim Satgas masih menemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan PPKM yang dilakukan oleh warga masyarakat yaitu tidak menggunakan masker 45 orang .

Sedangkan pengelola restoran atau cafe ada 7 usaha yang melanggar peraturan protokol kesehatan, sanksi yang mereka terima yaitu berupa denda administrasi sebesar Rp 500.000,-/usaha.

Ada dua restauran yang mendapatkan sanksi penutupan sementara karena terbukti telah dua kali melakukan pelanggaran.

Sanksi diberikan karena restauran tersebut kedapatan masih melakukan aktivitas melebihi batas waktu yang telah ditentukan.

Pelaksanaan patroli gabungan pemantauan PPKM selesai pukul 23.00 WIB dengan aman.

Sumber: Penrem 061/SK

Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved