Breaking News:

Puluhan Mobil Terpaksa Putar Balik di Pamijahan Bogor saat Operasi Yustisi

Puluhan kendaraan roda empat yang hendak menuju objek wisata Gunung Bunder, Pamijahan

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Puluhan kendaraan roda empat yang hendak menuju objek wisata Gunung Bunder, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Sabtu (13/2/2021) terpaksa harus putar balik. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PAMIJAHAN - Puluhan kendaraan roda empat yang hendak menuju objek wisata Gunung Bunder, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Sabtu (13/2/2021) terpaksa harus putar balik.

Puluhan kendaraan roda empat yang terpaksa putar balik itu tak terlepas dari operasi yustisi yang dilakukan petugas gabungan dari Satpol PP Kecamatan Pamijahan, TNI dan Polri dalam rangka penerapan PPKM, terlebih saat libur Imlek.

Kendaraan roda empat yang hendak menuju objek wisata itu dimasukkan ke area kantor Kecamatan Pamijahan guna mengindari kemacetan, lalu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kanit Satpol PP Kecamatan Pamijahan, Agus Jamaludin mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan salah satu bentuk meminimalisir kerumunan masyarakat yang berlibur dan mencegah penyebaran virus corona.

"Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka PSBB yang ke-7 serta PPKM yang berbasis mikro, bagi pengunjung yang ingin mengarah ke tempat wisata Gunung Salak Endah, Pamijahan, ada beberapa pengunjung yang terpaksa kami putar balik arah karena tidak bisa menunjukkan surat rapid test antigen," ujarnya.

Tak Bawa Surat Antigen, 800 Kendaraan yang Hendak ke Puncak Bogor Diputar Arah Petugas Gabungan

"Ini merupakan suatu peraturan dan anjuran dari Bupati Bogor, bahwa pengunjung wisata dari luar wilayah Bogor, yang ingin berwisata ke wilayah Pamijahan, tanpa menunjukkan surat rapid test antigen sesuai masa berlaku, terpaksa kami putar balik arah," tambahnya.

Sementara itu, Agus membeberkan bahwa wisatawan yang hendak berkunjung ke objek wisata di Kecamatan Pamijahan tersebut kebanyakan dari luar Bogor.

"Kebanyakan orang yang datang ke sini itu dari luar Bogor, seperti Jakarta, Tangerang, Banten, itu terpaksa putar balik karena tidak bisa menunjukkan surat rapid test antigen," bebernya.

Terkait wisatwan yang ingin berkunjung, Agus mengatakan bahwa wisatwan rata-rata berkeinginan menikmati keindahan alam curug.

"Rata-rata ingin berkunjung ke kafe-kafe dan objek wisata di Gunung Bunder," bebernya.

Selain itu, Agus menjelaskan bahwa operasi yang dilaksanakan itu dilakukan di dua titik jelang pintu gerbang objek wisata.

"Penyekatan dilakukan di dua pintu gerbang. Pintu gerbang 1 di Gunungsari dan yang kedua di pintu gerbang Gunung Bunder 2," tandasnya.

Dalam operasi kali ini, petugas gabungan juga memberhentikan pengendara roda dua yang tidak menggunakan masker.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved