Breaking News:

Ganjil Genap Kota Bogor

Ganjil genap Kota Bogor Kembali Dilanjutkan, Catat Ini Waktu Pelaksanaanya

Pemerintah Kota Bogor bersama Satgas Covid-19 dan Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) Kota Bogor

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
Ist/Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut penerapan ganjil-genap pada akhir pekan kemarin mampu menurunkan mobilitas warga hampir 20 ribu kendaraan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH  - Pemerintah Kota Bogor bersama Satgas Covid-19 dan Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) Kota Bogor sepakat akan melajutkan kebijakan ganjil genap di Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengklaim tingkat efektifitas ganjil genap sangat tinggi untuk arus maauk kendaraan.

Tak hanya itu Bima juga mengklaim data kerumunan di Kota Bogor itu berkurang.

"Dan yang paling penting adalah trend jumlah kasus positif Covid-19 yang menurun sangat signifikan," katanya di Kantor Satgas Covid-19, Selasa (16/2/2021).

Untuk itu kata Bima kebijakan ganjil genap akan kembali dilanjutkan.

Namun meski demikian ada sejumlah pembahasan yang dilakukan untuk melanjutkan kebijakan ganjil genap.

"Namun beberapa data juga tadi dilakukan pembahasan bersama forkompinda ada penurunan di bidang ekonomi tingkat hunian hotel pengunjung rumah makan, restoran cukup menurun termasuk juga kunjungan pasar karena itu kami harus mencari titik temu protokol kesehatan yang utama tetapi ekonomi diperhatikan," kata Bima.

Oleh karena itu kata Bima Satgas Covid-19 bersama Forkompinda sepakat  ganjil genap akan dilanjutkan pada Sabtu dan Minggu.

"Tetapi dibatasi jam pemberlakuannya dari jam 9 pagi sampai jam 18.00 WIB, artinya memungkinkan untuk aktivitas ekonomi dibuka secara bertahap begitu ya," katanya.

Dilokasi yang sama Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyampaikan bahwa kebijakan tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat kelas bawah atau pedagang kaki lima yang berjualan di pagi dan siang hari tetap biaa mencari nafkah.

"Artinya jam 9 masyarakat masih sempat sarapan di kaki lima yang berjualannya pagi, nah jam 18.00 WIB kami tutup (ganjil genap) karena banyak juga kaki lima yang buka di malam hari nah sehingga kami melakukan ganjil genap dari jam 9.00 WIB sampai 18.00 WIB dengan titik sekat yang akan kami tentukan," katanya.(*)



Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved