Breaking News:

Info Kesehatan

Sudah Sembuh, Kenapa Hasil Tes PCR Masih Positif Covid-19? Ini Kata Ilmuwan

ketua Satgas Covid-19, Zubairi menegaskan bahwa hasil tes PCR tidak mencerminkan virus corona yang lengkap.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ilustrasi tes rapid Covid-19. 

Beberapa pasien Covid-19 telah dites positif lagi untuk virus hingga 82 hari setelah terinfeksi.

Hampir semua kasus yang menjalani tes darah memiliki antibodi terhadap virus.

Baca juga: Viral Video Kerumunan di Kolam Ombak The Jungle Waterpark, Satgas Covid-19 Panggil Pihak Pengelola

Diduga miliki viral load tinggi

Ahli biologi molekuler Indonesia, Ahmad Utomo menambahkan bahwa pasien Covid-19 yang telah pulih selama tiga minggu, secara klinis sudah sehat.

Jika saat dites kembali, hasilnya positif Covid-19, Ahmad mengatakan yang terdeteksi oleh tes tersebut hanya sisa materi genetik dari virus corona.

"Partikelnya (virus corona) sudah tercerai-berai, jadi hanya sisa materi genetiknya saja," kata dia. 

Menurut Ahmad, kondisi ini bergantung pada jumlah partikel virus corona atau viral load yang masuk saat infeksi pertama kali.

Apabila saat awal infeksi, jumlah virus atau viral load virus corona yang masuk cukup banyak, apalagi dengan gejala Covid-19 yang berat, artinya partikel virus juga semakin banyak yang berada dalam tubuh.

"Maka perlu waktu untuk pembersiha. Namun, tidak semua pasien seperti itu. Saat ini, saya juga sedang meneliti di RS Persahabatan, mayoritas pasien Covid-19 (setelah tes PCR) sudah tidak terdeteksi (positif Covid-19) di hari ke-14," imbuh Ahmad.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tes PCR Tunjukkan Masih Positif Covid-19 Setelah Sembuh, Kok Bisa?", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/sains/read/2021/02/14/170300123/tes-pcr-tunjukkan-masih-positif-covid-19-setelah-sembuh-kok-bisa-?page=all.

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved