Breaking News:

Viral Warga Desa di Tuban Ramai-ramai Beli 176 Mobil Baru, Ini Tanggapan Pak Kades

Dijelaskan Ginarto, di desanya terdapat 840 kepala kelaurga (KK), sedangkan yang lahannya dijual karena masuk penetapan lokasi (penlok) kilang minyal

Editor: khairunnisa
Istimewa/TribunJatim.com
Warga satu desa di Tuban ramai-ramai beli mobil baru 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sebuah video yang memperlihatkan belasan mobil datang secara bersamaan viral di media sosial.

Bahkan, mobil yang diangkut menggunakan truk towing itu medapat pengawalan dari kepolisian.

Diketahui, kejadian itu terjadi di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Terkait dengan video itu, Kepala Desa Sumurgeneng, Gihanto membenarkan warganya ramai-ramai membeli mobil baru.

"Benar terkait warga ramai-ramai beli mobil baru, kabarnya kemarin datang lagi dari Gresik atau Surabaya," kata Gihanto, dikutip dari Surya.co.id, Selasa (16/2/2021).

Kata Giharto, warganya membeli mobil baru setelah mendapat hasil penjualan tanah dari grass root refinery (GRR) kilang minyak yang melibatkan Pertamina-Rosneft, perusahaan asal Rusia.

Pertamina, kata Giharto, menghargai tanah Rp 600.000 hingga Rp 800.000 per meter, harga itu jauh lebih tinggi dari harga tanah pada umumnya di wilayah ini.

Dijelaskan Ginarto, di desanya terdapat 840 kepala kelaurga (KK), sedangkan yang lahannya dijual karena masuk penetapan lokasi (penlok) kilang minyal ada sekitar 255 KK.

Baca juga: Curhat Pilu Nindy Ayunda, Jadi Korban KDRT hingga Diselingkuhi : Orangtua Gak Tahu Saya Digebukin

Baca juga: Terpisah dari Ashanty yang Positif Covid, Curhatan Arsya Bikin Seluruh Keluarga Sedih : Ga Ada Teman

Dari hasil penjualan itu, sambungnya, jika dirata-ratakan mencapai Rp 8 miliar.

Bahkan, lanjutnya, ada warga yang memiliki lahan 4 hektar menerima Rp 26 miliar.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved