Breaking News:

Gandeng Charityvision dan Alisa Optik, KWB Bagikan Kacamata dan Periksa Mata Gratis

Kerukunan Warga Bogor (KWB) berkolaborasi dengan Charityvision dan Alisa Optik membagikan kacamata dan pemeriksaan kacamata gratis.

Ist
Kerukunan Warga Bogor (KWB) berkolaborasi dengan Charityvision dan Alisa Optik membagikan kacamata dan pemeriksaan kacamata gratis. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kerukunan Warga Bogor (KWB) berkolaborasi dengan Charityvision dan Alisa Optik membagikan kacamata dan pemeriksaan kacamata gratis.

Sekretaris KWB Kota Bogor, Anita Primasari Mongan mengatakan bahwa pemeriksaan dan pemberian kacamata gratis diberikan kepada 150 warga di wilayah Kota Bogor.

Sebelum dilaksanaan pemeriksaan dan pembagian kacamata KWB dibantu gerakan pramuka Kwarcab Kota Bogor telah berkeliling di kampung kampung untuk melakukan screening atau penjaringan untuk melihat kesehatan warga.

Anita menjelaskan saat penjaringan, ternyata cukup banyak warga yang mengalami gangguan pada penglihatan mereka dan rata rata para pelajar usia 7 sampai 14 tahun.

"Kebanyakan anak anak sampai remaja yang sudah sekolah SD dan SMP namun memiliki gangguan penglihatan seperti minus maupun silinder," katanya.

Anita yang juga sebagai Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bogor mengatakan, pemeriksaan dan pemberian kacamata secara gratis ini dibatasi kuotanya sebanyak 100 orang.

Namun dikarenakan cukup banyak warga yang membutuhkan kuota ditambah menjadi 150 orang.

"Awalnya 100, tapi banyak juga orang dewasa yang memiliki gangguan penglihatan, jadi kita coba fasilitasi juga mereka. Mudah mudahan bisa membantu dan bermanfaat," ujarnya.

Politisi Demokrat ini menambahkan, beberapa bulan yang lalu KWB juga sudah melaksanakan kegiatan serupa dengan pemeriksaan dan pemberian kacamata gratis kepada 450 warga bekerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM).

"Ini yang kedua kalinya kita melakukan aksi sosial, hanya berbeda dari kolaborasinya, Kedepan kita juga akan kembali menggandeng UGM untuk melakukan hal serupa dengan kuota yang lebih banyak, kita akan kembali melakukan penjaringan di kampung kampung untuk mendata para warga yang memang memiliki gangguan penglihatan," ucapnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved