Breaking News:

Soal Sertifikat Tanah Elektronik, Menteri Sofyan Djalil : Perlu Hati-Hati, Tahun Ini Akan Uji Coba

Menteri Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengatakan bahwa sertifikat tanah elektronik akan segera diuji coba

Pemkab Bogor
Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil dalam acara peresmian Kantor BPN Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (17/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CILEUNGSI - Menteri Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengatakan bahwa sertifikat tanah elektronik akan segera diuji coba.

Dia menjelaskan bahwa nantinya dari konversi ini, seluruh data akan disimpan dalam bentuk elektronik.

"Jadi sama seperti sekarang, cuma nanti dokumen-dokumennya itu sudah terbentuk dalam elektronik," kata Sofyan Djalil dalam acara peresmian Kantor BPN Cileungsi, Rabu (17/2/2021).

Dokumen elektronik ini, kata dia, juga akan disimpan di tempat berbeda dari biasanya.

Nantinya dokumen ini bisa diakses menggunakan ponsel atau gawai seperti dunia perbankan di masa sekarang.

"Sekarang karena sudah elektronik, buku tabungan pun tidak perlu, uangnya bisa memindahkan dan lain-lain bisa lewat ini (ponsel). Kita juga akan seperti itu," katanya.

Sertifikat lama nantinya, kata dia, masih akan dikembalikan kepada pemilik dan akan diberi stempel bahwa dokumen ini sudah diubah dalam bentuk elektronik.

Lanjut dia, masyarakat juga tidak usah takut data dokumen elektronik berbeda karena sertifikat lama tetap dipegang.

Proses peralihan sertifikat tanah ke elektronik ini, kata Sofyan, akan dilakukan dengan prosedur ketat.

"Cuman kita perlu hati-hati aja, tahun ini akan uji coba dulu di Jakarta. Nanti tentu kalau misalnya peralihan harus mengikuti prosedur yang sangat ketat," pungkasnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved