Artis Terjerat Narkoba
4 Tahun Sembunyikan Benda Ini, Jennifer Jill Tak Berkutik saat Polisi Ungkap Fakta di Lemari Rahasia
polisi memperlihatkan benda rahasia yang selama ini disembunyikan Jennifer Jill, begini reaksi istri Ajun Perwira
Penulis: Uyun | Editor: khairunnisa
Satu gramnya saja bisa mencapai Rp 1 juta.
Menemukan benda tersebut, Pilo sang anak mengakui kalau sabu-sabu itu adalah milik ibunya, Jennifer Jill.
"Saudara P mengakui kalau itu adalah milik ibunya," ungkap polisi.
Baca juga: Dituding Pelakor 4 Kali Kepergok Istri Sah, Nissa Sabyan Buat Pengakuan Mengejutkan : Saling Cinta
Baca juga: Santer Isu Selingkuh Ayus dengan Nissa, Eks Personil Sabyan Bongkar Kejadian 2 Tahun Lalu: Kok Gini?
Senada dengan Pilo, Jennifer Jill di hadapan polisi pun mengakui bahwa bsabu-sabu tersebut adalah miliknya.
Diakui Jennifer Jill, sabu-sabu itu sudah dibelinya sejak 4 tahun silam.
Namun, istri Ajun Perwira itu selalu menyembunyikan sabu-sabu tersebut di dalam lemari rahasianya.
"Saudari JJ mengakui bahwa itu barang miliknya, yang didapat 4 tahun yang lalu dari orang inisialnya A dan R," papar polisi.

"Pengakuan awalnya, dia menyebutkan 4 tahun yang lalu beli dari A dan R, terus disimpan di lemari rahasia," tegas Yusri Yunus lagi.
Saking rahasianya, anak Jennifer Jill, Pilo, ia sudah diwanti-wanti agar jangan pernah membuka lemari rahasia tersebut.
"Ada satu lemari yang milik ibunya, JJ. Itu menurut pengakuan saudara P. Yang memang sama sekali tidak boleh dibuka sama sekali oleh anaknya," papar Yusri Yunus.
Baca juga: Tak Ada Pesta Sabu di Hotel, Terungkap Sumber Narkoba Kompol Yuni, Polda Jabar Beberkan Fakta Ini
Baca juga: 4 Kali Pergoki Ayus Selingkuh dengan Nissa Sabyan, Ririe Kantongi Bukti Chat dan Video: Lupa Dihapus
Setelah polisi membongkar rahasia 4 tahun itu, Jennifer Jill tampak tak berkutik.
Istri Ajun Perwira yang masih mengenakan baju tahanan warna hijau itu pun hanya berdiri membelakangi polisi.
Melihat Jennifer Jill yang selama ini bawel tiba-tiba diam, wartawan pun penasaran dan mencecar istri Ajun Perwira.

"Pak, JJ-nya ngomong boleh gak pak?" tanya salah seorang wartawan minta izin ke polisi.
"Sebentar aja gitu," pinta wartawan.