Breaking News:

Kopdar Virtual, Mitra Gojek di 5 Provinsi Dapat Sosialisasi Vaksin dari Dokter Reisa

Pada kesempaatan itu Gojek menggandeng Juru Bicara Satgas Covid-19 untuk melakukan sosialisasikan protokol kesehatan J3K dan manfaat vaksin.

Ist
Mitra Gojek dari lima Provinsi di antaranya Provinsi Jawa Barat dan Kota Bogor mengikuti Kopdar Virtual yang juga diikuti oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dokter dr Reisa Broto Asmoro. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR - Mitra Gojek dari lima Provinsi di antaranya Provinsi Jawa Barat dan Kota Bogor mengikuti Kopdar Virtual yang juga diikuti oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dokter dr Reisa Broto Asmoro.

Pada kesempaatan itu Gojek menggandeng Juru Bicara Satgas Covid-19 untuk melakukan sosialisasikan protokol kesehatan J3K dan manfaat vaksin.

Forum Kopdaryang menjadi forum komunikasi rutin antara mitra Gojek dan manajemen, kini dioptimalisasi sebagai wadah sosialisasi pentingnya mitra driver Gojek menjalankan protokol kesehatan J3K, Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan.

Head of Indonesia Regions Gojek, Gede Manggala mengatakan, langkah Gojek mengadakan Kopdar Virtual pada 18 Februari merupakan bagian dari komitmen Gojek untuk berkolaborasi dengan Pemerintah dalam melakukan sosialisasi terkait pentingnya menjaga protokol kesehatan, serta manfaat vaksin.

"Dengan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat, kami berharap kebijakan pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 ini dapat berjalan dengan lancar," katanya.

Dalam kegiatan Kopdar Virtual, Dokter Reisa menyebutkan bahwa keberadaan vaksin sama pentingnya dengan menjalankan protokol kesehatan.

“Vaksin adalah salah satu alat untuk melindungi kita, kita perlu alat-alat lainnya untuk melindungi kita, salah satunya adalah (dengan menjalankan protokol kesehatan) 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, jadi vaksin nggak bisa jalan sendirian," katanya dalam sambungan kopidarat secara virtual.

Dokter Reisa juga menjelaskan bahwa Vaksin Covid-19 dimanfaatkan untuk mengurangi jumlah orang yang sakit (bergejala) akibat Covid-19.

Semakin banyak orang yang punya kekebalan khusus karena divaksinasi, maka dapat melindungi orang-orang di sekitarnya yang belum dapat divaksinasi.

"Ini disebut kekebalan kelompok, vaksin juga bermanfaat untuk menghilangkan suatu penyakit dari muka bumi kalau semua orang sudah memiliki kekebalan khusus terhadap penyakit tersebut,” jelas Dokter Reisa.

Dokter Reisa juga mengapresiasi langkah Gojek dalam memanfaatkan forum Kopdar Virtual untuk melakukan sosialisasi terkait pentingnya menjaga protokol kesehatan maupun manfaat vaksin.

Ia berharap kedepan semakin banyak masyarakat luas yang memahami pentingnya menjaga protokol kesehatan serta manfaat vaksin, sebagai upaya bersama melawan pandemi Covid-19.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved