Breaking News:

Ganjil Genap Kota Bogor

Sejak Pagi 139 Kendaraan Pelanggar Ganjil Genap Diputar Balik, 5 Pelanggar Kena Sanksi Sosial

Di tanggal genap ini sejumlah kendaraan berplat nomer ganjil yang melintas di kawasan Tugu Kujang diputar balikan.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Penerapan kebijakan ganjil genap untuk membatasi mobilitas maayarakat di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) kembali dilanjutkan hari ini, Sabtu (20/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Penerapan kebijakan ganjil genap untuk membatasi mobilitas maayarakat di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) kembali dilanjutkan hari ini, Sabtu (20/2/2021).

Di tanggal genap ini sejumlah kendaraan berplat nomer ganjil yang melintas di kawasan Tugu Kujang diputar balikan.

Selain diputar balikan sejumlah pelanggar dikenakan sanski denda administratif dan beberapa dikenakan sanksi sosial

Kabid Linmas Trantib Satpol PP Kota Bogor, Andry Sinar mengatakan bahwa ada tiga pelanggar yang dikenakan sanksi administratif dan lima pelanggar yang dikenakan sanksi sosial.

Namun dikarenakan terjadi antrean petugas pun langsung melakukan putar balik kendaraan yang melanggar tanpa dikenakan sanksi.

"Iya jadi kita melakukan pembatasan karena krodit tadi jadi kita langaung putar balik, yang agak renggang kita laksasnakan sanksi sosial dan adminstratif," katanya.

Sampai siang tadi ada sekitar 139 yang diputar balikan.

Andry mengatakan bahwa pada penerapan ganjil genap ini dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB malam nanti.

"Iya terkait pelaksanaan pemvatasan mobilitas masyarakat di Kota Bogor dengan sistem ganjil genap pelaksanaannya sama seperti minggu kemarin terkait penindakan ganjil genap untuk penindakan sanksinya sama ada sanski adminstratif dan sankai sosial," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved