Breaking News:

Ganjil Genap Kota Bogor

Soal Ganjil Genap, Bima Arya Akui Berdampak pada Penurunan Geliat Ekonomi Warga Kota Bogor

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan bahwa penerapan ganjil genap berdampak pada penurunan aktifitas ekonomi warga Kota Bogor.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Wali Kota Bogor Bima Arya bicara soal penerapan ganjil genap. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan bahwa penerapan ganjil genap berdampak pada penurunan aktifitas ekonomi warga Kota Bogor.

Penurunan geliat ekonomi ini, kata Bima, terlihat pada penerapan ganjil genap pekan sebelumnya.

Maka dari itu, jam penerapan ganjil genap Kota Bogor dalam rangka Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) ini kini dikurangi.

"Ada perbedaan (ganjil genap) antara sekarang dan minggu lalu yaitu jam berlakunya. Sekarang di atas jam 09.00 WIB sampai jam 06.00 WIB sore. Kita berharap ada geliat ekonomi karena dua minggu lalu terlihat ada sedikit dampak ekonomi," kata Bima Arya kepada wartawan, Minggu (21/2/2021).

Setelah ganjil genap pada pekan depan, kata dia, hal ini akan dievaluasi termasuk pula ada tidaknya dampak positif dari penerapan ganjil genap tersebut terhadap tren Covid-19.

"Masih ada satu minggu lagi ke depan. Jadi ganjil genap masih akan berlaku masih minggu depan. Setelah itu kita akan evaluasi, jadi per dua minggu itu kita evaluasi," katanya.

Bima berharap, geliat ekonomi bisa kembali naik meskipun Pemkot Bogor menerapkan ganjil genap untuk mengurangi mobilitas warga dan juga pendatang ke Kota Bogor ini.

"Kita ingin melihat dua minggu ini, sekarang dan minggu depan ekonominya seperti apa. Mudah-mudahan ada kenaikan aktifitas ekonomi di situ. Jadi ada seimbang antara kesehatan dan ekonomi," pungkas Bima.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved