Breaking News:

Info Kesehatan

6 Gejala Long Covid-19 Ini Bisa Bertahan Hingga 9 Bulan, Jangan Abaikan Jika Sering Kelelahan

Sebuah studi baru menunjukkan, hampir sepertiga pasien Covid-19 mengalami gejala yang menetap hingga sembilan bulan setelah mereka didiagnosis.

TabloidNova.com
Ilustrasi kelelahan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM --Tak semua orang terinfeksi Covid-19 kembali sehat dan bugar, setelah usai menjalani masa isolasi mandiri dan hasil tes Covid-19 menunjukkan negatif.

Sebuah studi baru menunjukkan, hampir sepertiga pasien Covid-19 mengalami gejala yang menetap hingga sembilan bulan setelah mereka didiagnosis.

Bahkan, termasuk mereka yang memiliki gejala ringan.

Para peneliti studi dari University of Washington, menganalisis informasi dari 177 orang di wilayah Seattle dengan infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi, yang diikuti selama tiga hingga sembilan bulan setelah diagnosis mereka.

Waktu tindak lanjut rata-rata adalah enam bulan.

Sebagian besar peserta - 150 orang, atau 85% dari kelompok studi - memiliki kasus Covid-19 dengan gejala ringan dan tidak dirawat di rumah sakit; 11 peserta (6%) tidak menunjukkan gejala; dan 16 peserta (9%) dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Gejala Covid-19 Ini Dirasakan Orang Umum Tapi Tak Dialami Orangtua, Apa Saja? Ini Penjelasannya

Baca juga: 4 Gejala Covid-19 Ini Muncul Tanpa Disadari, Waspada Jika Rambut Tiba-tiba Rontok

Melansir Live Science, secara keseluruhan, 32,7% pasien dengan kasus ringan dan 31,3% pasien rawat inap melaporkan memiliki setidaknya satu gejala persisten yang bertahan setidaknya hingga tiga bulan setelah diagnosis Covid-19.

Gejala persisten yang paling umum adalah kelelahan, yang dilaporkan oleh 13,6% peserta secara keseluruhan, dan hilangnya penciuman atau rasa, yang dilaporkan oleh 13,6% peserta.

Smentara 13% peserta mengalami gejala persisten lainnya, termasuk nyeri otot, kesulitan bernapas, batuk, dan kabut otak (brain fog).

"Penelitian kami menunjukkan, konsekuensi kesehatan dari Covid-19 jauh melampaui infeksi akut, bahkan di antara mereka yang mengalami penyakit ringan," kata para penulis dalam makalah mereka, yang diterbitkan Jumat (19 Februari) di jurnal JAMA Network Open.

Halaman
12
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved