Breaking News:

Diisengin karena Pakai Celana Kolor di Acara Hajatan, Nasib Junaidi Berakhir di Bui : Saya Nyesel

Seorang pria tewas setelah peloroti celana temannya. Saat kejadian, pelaku mengaku kesal, kini akui menyesal.

Penulis: Mohamad Afkar S | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
SRIPOKU.COM / Edhi Amin
Junaidi saat diamankan pihak kepolisian setelah menghabisi nyawa temannya karena bercanda, Senin (22/2/2021). 

Pelaku nekat habisi korban yang diduga bermaksud bercanda.

Korban tewas ditikam pelaku.

"Yang saya menyesal dan sedih dia teman saya sejak kecil. Tapi dia harus tewas di tangan saya. Kami memang sering bercanda namun sebatas omongan saja," kata Junaidi, saat dibincangi di Polsek Kota Lahat, Senin (22/2/2021).

Dikatakan Junaidi, saat korban meloroti celananya kondisi lagi ramai karena pada malam itu yang punya hajat sedang mempersiapkan masakan untuk acara hajatan.

Selain malu karena dia sudah tua dan punya anak tiga, dua teman korban yang ada saat kejadian tertawa.

Saat itu juga tidak ada pikiran lain selain kesal kepada korban.

Baca juga: Detik-detik Wanita Muda Dihabisi Teman Kencan di Kamar, Pelaku Punya Niat Jahat Sebelum Dilayani

Baca juga: KRONOLOGI Pasutri Dibacok Gara-gara Berebut Ngontrak Rumah, Pelaku Kesal Pemilik Bela Korban

"Saya juga sesalkan kenapa dua teman korban saat saya mencabut pisau tidak berusaha melerai sehingga saya gelap mata, "kata Junaidi.

Diketahui sajam yang dibawa pelaku itu awalnya untuk membantu acara memasak di acara hajatan.

"Kalau pisau itu pak saya bawa karena di lokasi hajatan akan ada acara bemasak. Jadi saya gunakan untuk itu. Kalau sehari hari saat pergi ke kebun saja saya bawa sajam, "kilahnya.

Junaidi menuturkan sangat menyesal dan sedih atas kejadian ini dan dari lubuk hati yang paling dalam ia meminta maaf kepada keluarga korban.

"Saya sangat menyesal kenapa ini bisa terjadi," ungkapnya.

(Kompas.com/SriwijayaPost)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved