Breaking News:

Dikira Mudik, Misteri Wanita Hilang Setahun Terkuak Setelah Ditemukan Tulang dan Rambut

Warga hendak mencari rumput mencium bau menyengat, saat dicek ditemukant tulang manusia. Diduga korban pembunuhan.

Kolase TribunJabar/ M Rizal Jalaludin
Misteri wanita di Sukabumi setahun hilang dikira mudik akhirnya terungkap. 

Hal itu disampaikan langsung Ketua RT 03 Aep Saepudin.

"Mula-mulanya katanya dia ini mau ke Jawa, ditelusuri sama-sama orang dekat rumah si Mba (korban) ini dia mau ke Jawa, tapi saya curiga kalau mau ke Jawa biasanya kalau mau ke Cipanengah juga dia itu bicara nitipin rumah," ujarnya kepada wartawan, Minggu (21/2/2021).

"Apalagi sekarang bicara mau ke Jawa pasti dia ngomong sejauh mungkin dia bicara, terus lama-lama ini orang belum ada juga. Terus saya lapor ke Desa ini orang mau nyaba (karena takut hilang, red)," sambung dia.

Galian yang digunakan untuk menguburkan korban pembunuhan di Cikidang, Sukabumi. Salah satu warga Desa Cikadang Sukabumi kaget ketika menggali tanah menemukan tulang jari dan helaian rambut putih seperti uban.
Galian yang digunakan untuk menguburkan korban pembunuhan di Cikidang, Sukabumi. Salah satu warga Desa Cikadang Sukabumi kaget ketika menggali tanah menemukan tulang jari dan helaian rambut putih seperti uban. (TribunJabar)

Seiring berjalan waktu, warga merasa curiga hingga akrirnya tercium bau menyengat di belakang rumah korban.

Ia menjelaskan, warga tersebut pun langsung menghampiri titik bau menyengat dan menemukan tumpukan tanah yang ditutup kayu bakar.

"Ada kayu bakar, kemudian di bawah kayu bakar ada tanah, terus anjing juga ingus-ingusin ke tanah, kemudian dia (pencari rumput) lari kesini dibuka (kayunya), pertama menyengat baunya. Kemudian dia pulang panggil tiga teman untuk gali, digali makin dalam terus menyengat baunya, kemudian lapor ke saya ke RT, dipanggil semua warga, digali lagi," terangnya.

"Setelah satu meter ada rambut, kemudian saya periksa dan saya ingat rambut ini orang (korban), terus digali lagi ada tulang belulang, kemudian ada tulang punggung kosong," jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Rizka Fadhila mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

"Masih dilakukan pemeriksaan, kita masih kumpulkan keterangan saksi-saksi yang diperlukan," ujar AKP Rizka Fadhila, Minggu (21/2/2021).

Kepala Desa Bumisari Sholihudin mengatakan, korban adalah seorang perempuan yang baru tinggal di Desa Bumisari selama sekitar 4 tahun.

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Afkar S
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved