Breaking News:

Pergi Belanja, Pasutri Tak Kunjung Pulang ke Rumah, Saat Ditemukan Kondisinya Mengenaskan

Kedua warga Desa Sei Mencirim, Dusun VII Kampung Banten, Kecamatan Kutalimbaru tersebut diduga menjadi korban perampokan.

TRIBUN MEDAN
EVAKUASI jenazah diduga korban Begal di Kota Binjai. 

Karena sudah punya firasat buruk, Alika mengajak kakak iparnya bernama Putra untuk mencari kedua orangtuanya di pasar.

Dari penuturan pedagang yang biasa menjual kebutuhan pokok pada orangtua Alika, ayah dan ibunya itu sempat membeli jengkol pukul 05.30 WIB.

Setelah itu pedagang tersebut tidak tahu lagi kemana kedua korban pergi.

“(Pedagang) di tempat belanja orangtua bilang ayah dan ibu ada datang berbelanja dan sempat membeli jengkol sekira pukul 05.30 WIB,” ungkapnya.

Di saat bersamaan, pencarian yang dilakukan paman korban membuahkan hasil.

Saat melintas di lokasi kejadian, paman korban melihat dua orang tergeletak bersimbah darah.

Setelah dicek, ternyata itu adalah Sugianto dan istrinya.

Spontan, saksi melapor ke Polsek Binjai Timur.

Sekira pukul 09.30 WIB, petugas Polsek Binjai Timur tiba di lokasi.

Mereka pun mulai melakukan penyelidikan.

Begitu kabar ini sampai pada pihak keluarga, seorang keluarga bernama Ida tampak histeris.

Dia menangis ketika melihat jenazah kedua korban dalam kondisi mengenaskan.

Hingga saat ini, penyelidikan polisi belum membuahkan hasil.(dyk)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Sadis, Perampok Tebas Leher Pasutri dan Mayatnya Dibuang di Parit Perkebunan Tebu Binjai

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved