Breaking News:

Bercerai, Pria di China Wajib Bayar Rp 109 Juta pada Mantan Istri untuk Biaya Pekerjaan Rumah Tangga

Pengadilan Beijing memerintahkan seorang suami memberikan kompensasi kepada mantan istrinya untuk pekerjaan rumah selama menikah

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Shutterstock
ilustrasi wanita yang serba bisa lakukan pekerjaan rumah tangga 

Serta pembayaran satu kali sebesar 50.000 yuan (Rp 109 juta) untuk pekerjaan rumah yang telah dikerjakan sebelumnya.

Hakim ketua mengatakan kepada wartawan pada Senin (22/2/2021) bahwa pasangan yang bercerai biasanya membagi harta warisan yang berwujud.

"Tapi, pekerjaan rumah tangga merupakan nilai yang tidak berwujud," ujarnya.

Baca juga: Kisah Mbah Sariyo, Penjual Piring Bekas Di-prank Bungkusan Plastik Isi Potongan Koran : Saya Kecewa

Keputusan pembayaran kompensasi dibuat berdasarkan kode sipil baru yang berlaku di negara komunis itu, sejak tahun ini.

Di bawah hukum sipil baru, pasangan berhak untuk mendapatkan kompensasi dalam kasus perceraian.

Jika ia lebih bertanggungjawab dalam membesarkan anak, merawat keluarga yang lebih tua, dan membantu pasangan dalam pekerjaan mereka.

Sebelumnya, pasangan yang bercerai hanya dapat meminta kompensasi, jika perjanjian pranikah telah ditandatangani, praktik yang tidak umum di China

Di media sosial, kasus percerian ini kemudian memicu perdebatan panas, yang diramaikan dengan tagar terkait di platform Weibo yang telah dilihat lebih dari 570 juta kali.

Baca juga: Kehilangan Rasa pada Pasien Covid-19 Dapat Bertahan 5 Bulan, Benarkah Bisa Permanen? Ini Kata Ahli

Beberapa pengguna media sosial menunjukkan bahwa 50.000 yuan (Rp 109 juta) untuk 5 tahun terlalu sedikit.

"Saya seikit terkejut, pekerjaan yang penuh waktu sebagai ibu rumah tangga itu diremehkan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved