Breaking News:

Bocah 2 Tahun Tewas Kesetrum Alat Cukur Elektrik Ayah, Ini Kronologinya

Hujaifah menjelaskan, peristiwa itu bermula saat ayah korban sedang mencukur rambut kakak korban di teras rumah dengan menggunakan alat cukur elektrik

Editor: Ardhi Sanjaya
Tribunnews/ilustrasi
Ilustrasi Mayat 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- AA, balita berusia 2,5 tahun asal Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), meninggal tersengat listrik alat cukur elektrik milik ayahnya.

"Bocah tersebut meninggal dunia akibat sengatan arus listrik yang bersumber dari rentangan kabel alat cukur rambut elektrik yang dipakai orangtuanya," ujar Paur Subbag Humas Polres Dompu, Aiptu Hujaifah, dikutip dalam rilis tertulis, Rabu (24/2/2021).

Hujaifah menjelaskan, peristiwa itu bermula saat ayah korban sedang mencukur rambut kakak korban di teras rumah dengan menggunakan alat cukur elektrik, Selasa (23/2/2021) pukul 17.40 WITA.

Sementara korban AA tengah duduk di samping ayahnya sambil memegang kabel sambungan alat cukur tersebut.

Saat sang ayah sedang serius mencukur, ia tidak sadar bahwa anaknya AA yang duduk di sampingnya sedang bermain dan memegang kabel tersebut.

"Tak disangka, kabel tersebut pada bagian tengah ada yang sudah robek plastik pelindungnya sehingga terlihat kawat arus listriknya. Seketika bocah malang itu tiba-tiba pingsan dalam keadaan memegang kabel," kata Hujaifah.  

Melihat anaknya pingsan, orangtua korban langsung berteriak dan menangis histeris.

Selanjutnya, korban dilarikan ke Puskesmas Kempo guna mendapat pertolongan.

Namun sayang, nyawa korban tidak tertolong dan akhirnya dibawa kembali ke rumah duka.

Kapolsek Kempo, Ipda Zuharis, yang tiba di rumah duka menyampaikan bela sungkawa atas musibah tersebut.

Zuharis juga mengimbau para orangtua agar menjauhkan anak pada bahan, barang, atau alat yang berisiko dapat mendatangkan malapetaka.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bocah 2,5 Tahun Tewas Tersengat Listrik Alat Cukur Elektrik Ayahnya, Ini Kronologinya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved