Kronologi Gadis 15 Tahun Bunuh Pacarnya usai Bercinta di Hutan, Pelaku Kesal Korban Minta Nambah

MN tewas usai minta nambah bercinta dengan pelaku yang tak lain kekasihnya sendiri berinisial MS.

Penulis: Damanhuri | Editor: Vivi Febrianti
net
ilustrasi tewas 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Lelaki berinisial MB tewas ditangan seorang gadis berusia 15 tahun.

MN tewas usai minta nambah bercinta dengan pelaku yang tak lain kekasihnya sendiri berinisial MS.

MN tewas dengan sejumlah luka senjata tajam dibeberapa bagian tubuhnya.

Semantara itu, gadis berusia 15 tahun itu langsung pergi meninggalkan jasad pelaku di hutan.

Baca juga: Cerita Mamah Muda Dilecehkan Perawat saat Periksa Lambung: Saya Mau Teriak Tapi Lemas

FOLLOW JUGA:

Peristiwa nahas ini terjadi di Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Saat ini, MS sudah diamankan oleh kepolisian.

Baca juga: Menantu Masuk ke Kamar Ibu Mertuanya Tengah Malam, Anak Korban Terbangun Dengar Suara Mencurigakan

Baca juga: Cerita Gadis 19 Tahun Kepergok Mesum di Mobil, Ngaku Sudah 2 Kali: Yang Ngajak Ceweknya

Polisi juga sudah menetapkan status tersangka kepada gadis berusia 15 tahun itu.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau, telepon genggam dan baju milik pelaku.

Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Hendricka Bahtera mengatakan, meski telah ditetapkan sebagai tersangka, pihak kepolisian belum menerapkan pasal kepada remaja tersebut.

Polisi juga tidak menahan MS.

"Karena tersangka masih berumur 15 tahun maka tersangka dititipkan di Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak di Kupang," ungkap Bahtera.

Saat diinterogasi, pelaku mengaku menghabisi korban karena korban NB memaksa pelaku agar berhubungan badan.

Saat itu, gadis tersebut posisinya sedang mencari kayu bakar di hutan.

Hingga kini polisi telah memeriksa 12 saksi untuk menyelidiki kasus tersebut.

"Intinya kasus ini masih dalam pengembangan dan kita akan sampaikan hasilnya," kata Bahtera.

Baca juga: Suara Rintihan Gadis ABG di Kamar Kos Sebelah Bikin Petugas Penasaran, Kaget saat Pintu Dibuka

Baca juga: Bocah Kampung Berbola Mata Biru di Bogor Viral, Ibu Ungkap Keganjilan Ini : Bisa Lihat Sosok Gaib

Baca juga: KRONOLOGI Ibu dan Putrinya Tewas di Bawah Ranjang, Menantu Bingung Lihat Rumah Mertua Banyak Lalat

ILUSTRASI
ILUSTRASI (net)

Korban Minta Nambah

Kasus pembunuhan yang dilakukan MS kepada NB berawal saat keduanya pergi mencari kayu bakar di hutan Haikmeu, Desa Oni, Kecamatan Kualin pada, 11 Februari 2021 lalu.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto, saat di hutan korban dan tersangka sempat melakukan hubungan badan.

Menurutnya, korban dan pelaku memang menjalin hubungan asamara alias pacaran.

Namun, tak lama kemudian korban NB diduga ketagihan hingga minta nambah untuk kembali berhubungan badan dengan gadis 15 tahun itu.

Baca juga: Kesaksian Warga saat Temukan Mayat Bayi Terkubur di Kebun Jahe: Ada Darah Pas Lagi Gali

Baca juga: Cerita Gadis 15 Tahun Bunuh Pria yang Akan Memperkosanya di Hutan: Dipaksa saat Lagi Cari Kayu Bakar

Namun, permintaan tersebut ditolak tersangka.

Karena menolak, korban sempat melakukan aksi kekerasan terhadap tersangka hingga akhirnya tersangka menikam korban 2 kali di bagian badan dan leher.

Kasus pembunuhan itu terungkap setelah aparat Polres Timor Tengah Selatan mendatangi TKP pada 12 Februari lalu dan menemukan jasad korban di hutan.

Sejumlah alat bukti berupa benda tajam yang digunakan tersangka membunuh korban, serta pakaian korban dan tas samping korban berhasil diamankan petugas kepolisian.

Baca juga: Kisah Gadis 18 Tahun Terjerumus Jadi PSK usai Orangtua Berpisah, Nekat Jual Diri Demi Bertahan Hidup

Baca juga: Pengakuan Anak yang Bakar Hidup-hidup Ibu Kandungnya Sendiri di Rumah: Bingung Saya, Mentok Pikiran

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

Untuk memproses hukum kasus pembunuhan tersebut polisi tetap berpatokan pada fakta-fakta hukum yang terungkap di lapangan saat proses penyelidikan berlangsung.

Namun, polisi juga menerapkan undang-undang perlindungan anak dan sistem peradilan anak mengingat tersangka masih di bawah umur.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka namun, remaja wanita itu tidak ditahan karena yang bersangkutan masih di bawah umur.

Polisi pun menjerat tersangka dengan pasal 338 KUHP subsider 351 ayat 3 dimana ancaman hukuman yang dikenakan terhadap tersangka setengah dari hukuman terhadap orang dewasa.

(KompasTV)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved