Penembakan di Kafe
Sosok Pelaku yang Tembak Anggota TNI dan Pegawai Kafe di Cengkareng, IPW Desak Dihukum Mati
Fadil menjelaskan, saat ini jajarannya tengah berkordinasi dengan Pangdam Jaya dan Pangkostrad terkait kasus tersebut.
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: khairunnisa
Fadil juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, keluarga korban dan kesatuan TNI AD atas terjadinya kasus yang dilakukan oleh anak buahnya.
"Sebagai Kapolda Metro, atasan tersangka, saya menyampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya kepada masyarakat,
kepada keluarga korban dan kepada TNI AD. Bela sungkawa saya yang mendalam atas kejadian ini," ucap dia.
Penembakana ini bermula saat CS datang ke sebuah kafe di wilayah Cengkareng.
CS datang saat dini hari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan saat itu CS memesan minuman beralkohol.
"Pukul 02.00, tersangka CS itu memang datang ke TKp, yang merupakan cafe, dan melakukan kegiatan minum-minum."
Tak berselang lama, saat akan membayar CS cekcok dengan pegawai kafe.
"Sekitar pukul 04.00, karena cafe memang sudah tutup."
"Pada saat melakukan pembayaran,
terjadi percekcokan antara tersangka dengan pegawai daripada cafe itu," terang Yunus pada siaran langsung Kompas TV, Kamis (25/2/2021).
Dengan kondisi mabuk, CS mengeluarkan senjata api.
Ia lantas menembak 4 orang.
"Dengan kondisi mabuk, saudara cs mengeluarkan senjata api, lalu melakukan penembakan terhadap 4 orang pegawai tersebut," terang Yusri Yunus.
Akibat dari penembakan itu 3 orang tewas di tempat.