Breaking News:

36 Lurah Dilantik, Bima Arya : Harus Paham Siapa Warga yang Masih Miskin, Lapar Dan Menganggur

Wali Kota Bogor Bima Arya melantik 338 pejabat di Lingkungan Pemkot Bogor secara daring dan luring, Kamis (26/2/2021).

Istimewa/Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya melantik 338 pejabat di Lingkungan Pemkot Bogor secara daring dan luring, Kamis (26/2/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wali Kota Bogor Bima Arya melantik 338 pejabat di Lingkungan Pemkot Bogor secara daring dan luring, Kamis (26/2/2021).

Pelantikan luring atau offline dilakukan di salah satu titik program benah kampung di Setu Kirey, Jalan Pabuaran Cimanggis, Kelurahan Mekarwangi, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (26/2/2021).

Pejabat yang dilakukan pengangkatan dan alih tugas terdiri dari 4 jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Kepala Dinas / Badan), 48 jabatan fungsional, 286 jabatan Administrator dan jabatan Pengawas. Termasuk di dalamnya 36 lurah.

"Di masa pandemi yang berat, semua yang kita lakukan adalah untuk melayani warga dan memperjuangkan kemanusiaan. Kepada Para Lurah saya titip agar betul-betul melayani warga secara maksimal. Lurah harus paham siapa warga yang masih miskin, keluarga mana yang masih lapar dan siapa saja yang menganggur," ujar Bima.

Bima menambahkan, memang tidak mungkin bisa mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran hingga nol persen dalam waktu singkat. Namun, kata dia, jajaran Pemkot Bogor harus melakukan ikhtiar maksimal dengan segala keterbatasannya.

Pesan Untuk Dinsos, Disdik dan BPBD

Tak hanya kepada lurah, Bima juga memberikan pesan khusus kepada Kepala Dinas Pendidikan Hanafi, Kepala Dinas Sosial Fahrudin dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daeeah (BPBD) Kota Bogor Teofilo Patrocinio Freitas yang baru saja dilantik.

Wali Kota Bogor Bima Arya melantik 338 pejabat di Lingkungan Pemkot Bogor secara daring dan luring, Kamis (26/2/2021).
Wali Kota Bogor Bima Arya melantik 338 pejabat di Lingkungan Pemkot Bogor secara daring dan luring, Kamis (26/2/2021). (Istimewa/Pemkot Bogor)

Bima Arya berharap agar Kadisdik baru bisa terus inovasi dan berkreasi di masa yang tidak mudah karena anak-anak Kota Bogor harus mendapatkan pendidikan yang layak. Begitu juga dengan Kadinsos, Bima meminta agar dipastikan warga mendapatkan haknya dan melakukan pendataan bantuan secara transparan.

Sedangkan untuk BPBD, Bima meminta jajaran untuk sigap dalam penanggulangan bencana, terlebih di cuaca yang tidak menentu seperti saat ini.

Menanggapi itu, Kadinsos Kota Bogor Fahrudin mengatakan, ia akan menindaklanjuti program dari kepala dinas terdahulu, mempelajari seluruh data, dan akan memperbaiki jika ada kelemahan-kelemahan terkait data. Ia pun akan segera turun ke masyarakat untuk mendengar langsung keluhan dari masyarakat untuk kemudian akan dibuat sebuah platform atau hotline pengaduan masyarakat.

Halaman
12
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved