Breaking News:

Kronologi Leher Perawat Disayat Pakai Silet di Bandara Soekarno-Hatta

Seorang perawat di Bandara Soekarno-Hatta jadi korban penyayatan menggunakan silet pada Jumat (27/2/2021).

TribunJakarta/Ega Alfreda
Korban Deri masih terbaring di Rumah Sakit Ciputra, Jakarta Barat karena mengalami luka sayatan di lehernya saat hendak menjemput Rafly di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (26/2/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang perawat di Bandara Soekarno-Hatta jadi korban penyayatan menggunakan silet pada Jumat (27/2/2021).

Lebih tepatnya sekira pukul 00.55 WIB di area parkir mobil Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Adalah Deri Winanto (32) seorang perawat yang menjadi korban penyayatan menggunakan silet oleh pelaku bernama Rafly Ardiansyah yang masih berusia 19 tahun.

Usut punya usut, Rafly ini pernah dirawat oleh Deri pada September 2020  di Yayasan Dhira Suman Tritoha, Serang, Banten.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian mengatakan Rafly ini dirawat selama satu bulan lamanya untuk rehabilitasi.

"Pernah dirawat di Yayasan Dhira Suman Tritoha yang merupakan pusat rehabilitasi gangguan jiwa dan narkotika," jelas Adi saat dikonfirmasi, Sabtu (27/2/2021).

Selama satu bulan direhabilitasi, Rafly ini dirawat oleh Deri.

Ikhwal kejadian saat pelaku Rafly berpamitan dengan kedua orang tuanya di rumahnya daerah Serang, Banten.

"Pelaku ini izin ke orang tuanya mau ke Bali menggunakan motor tapi, sambil marah-marah kepada orang tuanya," jelas Adi.

Karena khawatir, orang tua korban langsung menghubungi korban bernama Deri tersebut agar mencari anaknya.

Halaman
12
Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved