Breaking News:

86.143 Pelayan Publik dan Lansia Akan Divaksin di Tahap Kedua

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menyebut, ada 86.143 orang yang akan disuntik vaksin Covid-19 kategori pelayan publik dan lanjut usia.

Istimewa/Pemkot Bogor
Vaksinasi massal tahap kedua di Kota Bogor yang menyasar pelayanan publik secara resmi dibuka Wali Kota Bogor, Bima Arya di Gedung Puri Begawan, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, Senin (1/3/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menyebut, ada 86.143 orang yang akan disuntik vaksin Covid-19 kategori pelayan publik dan lanjut usia (lansia) dalam kegiatan vaksinasi tahap kedua.

"Sasaran by name dan by address sudah terdata. Hingga pelaksanaannya untuk pelayan publik sebanyak 24.954 orang, lansia 61.189 orang, total jumlah penerima vaksin tahap kedua adalah 86.143 orang," kata Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno saat di Gedung Puri Begawan, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, Senin (1/3/2021).

Sementara ini, alokasi vaksin tahap kedua ini berjumlah 7.730 vial dengan masing-masing 5 ml per vial yang bisa digunakan untuk 9 sampai 10 dosis. Berbeda dengan vaksinasi tahap satu yakni 1 vial untuk 1 dosis.

"Ini berarti dari 7.730 vial dengan IP vaksin 9 dosis ada 69.570 dosis atau untuk 34.785 sasaran, karena 1 orang akan mendapatkan dua dosis dengan interval pemberian 14 hari untuk usia dibawah 60 tahun dan 28 hari untuk usia diatas 60 tahun," kata Retno.

Data yang ada saat ini kata Kadinkes, masih bergerak karena masih ada pendataan bagi sasaran lansia.

Pelaksanaan vaksinasi dimulai dari Maret hingga April, namun akan dioptimalkan dalam 30 hari mengingat 12 April memasuki bulan Ramadhan.

Vaksinasi massal tahap kedua di Kota Bogor yang menyasar pelayanan publik secara resmi dibuka Wali Kota Bogor, Bima Arya di Gedung Puri Begawan, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, Senin (1/3/2021).
Vaksinasi massal tahap kedua di Kota Bogor yang menyasar pelayanan publik secara resmi dibuka Wali Kota Bogor, Bima Arya di Gedung Puri Begawan, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, Senin (1/3/2021). (Istimewa/Pemkot Bogor)

Strategi percepatan capaian vaksinasi diantaranya dengan vaksinasi massal, berbasis fasilitas kesehatan dan mobile vaksinasi atau on the spot.

“Ketiga strategi ini diharapkan bisa terlaksana dan mempercepat akselerasi dalam pencapaian vaksinasi tahap kedua. Tim yang bertugas melibatkan seluruh tim dari rumah sakit, puskesmas dan Dinkes Kota Bogor. Jadi hari ini ada 24 tim terdiri dari dokter, perawat, bidan dan tenaga administrasi,” kata Retno.

Ada beberapa titik pelaksanaan vaksinasi tahap kedua, diantaranya di Gedung puri Begawan dengan target 1.500 per hari, dilaksanakan mulai awal Maret hingga sasaran sebanyak 24 ribu pelayanan publik bisa terlaksana.

Pekan depan, ada dua titik vaksinasi, diantaranya di IPB Convention Centre dengan sasaran civitas akademik IPB sebanyak 1.300 orang lebih dan SMPN 5 Kota Bogor yang diperkirakan berkapasitas 770 per hari dengan sasaran tenaga pendidik atau guru.

Untuk sasaran Polri akan dilaksanakan di Aula Polresta Bogor Kota, Dinkes bekerjasama dengan RS Bhayangkara.

Sementara untuk sasaran TNI sebanyak 2.148 orang. Dinkes akan berkoordinasi dengan Denkesyah dan Rumah Sakit Salak serta ada beberapa titik lainnya, seperti Techno Park maupun Techno Net IPB.

Untuk lansia, saat ini masih diprioritaskan di Ibu Kota provinsi, sehingga untuk Kota Bogor belum didapatkan alokasi vaksin, namun tetap dilakukan pendataan.

"Setelah sasaran pelayan publik, vaksinasi akan dilanjut dengan lansia," jelas kadinkes.

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved