Breaking News:

Ketahuan Nonton Video Porno, Bocah Laki-laki Ini Diasingkan ke Desa Terpencil dan Didenda Rp 3 Juta

Bocah itu menonton video porno saat larut malam, ketika kedua orang tuanya tidak ada di rumah.

(Thinkstock/AndreyPopov)
Ilustrasi pornografi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ketahuan menonton video porno, seorang bocah laki-laki diasingkan bersama keluarganya ke sebuah desa terpencil.

Menurut laporan Daily NK, Korea Utara belakangan ini meningkatkan hukuman dan tindakan keras berdasarkan 'hukum pemikiran anti-reaksioner'. 

Undang-undang tersebut tampaknya memperkuat kendali pemerintah atas warga negara di Korut.

Menurut sebuah sumber di Provinsi Pyongan Utara, seorang remaja laki-laki bersama keluarga diasingkan di sebuah pedesaan.

Diketahui bocah asal Sinuiju kedapatan menonton pornografi.

Remaja itu menonton video porno saat larut malam, ketika kedua orang tuanya tidak ada di rumah.

Baca juga: Curhat Wanita Bersuami Dirayu Pria Pakai Video Porno, Awalnya Curhat Soal Cerai : Saya Baru Kenal

Baca juga: Rayu Istri Orang Pakai Video Porno, Pesan Pria di Ngawi Dibalas Suami Korban Pakai Laporan Polisi

Dalam foto tak bertanggal ini, tentara Korea Utara terlihat di Provinsi Pyongan Utara.
Dalam foto tak bertanggal ini, tentara Korea Utara terlihat di Provinsi Pyongan Utara. (Daily NK)

Dia ditangkap saat pemeriksaan mendadak oleh satuan tugas yang dibentuk untuk memantau 'perilaku menyimpang'.

Menurut 'hukum pemikiran anti-reaksioner', Pasal 29 UU itu menyatakan hukuman 5 hingga 15 tahun kerja pemasyarakatan bagi mereka yang memiliki, video atau buku porno, foto dan gambar, atau 'gambar takhayul'.

Adapun orang yang mengimpor atau mendistribusikan materi semacam itu bisa dijatuhi hukuman seumur hidup sebagai tenaga pemasyarakatan .

Bisa juga penyebar dijatuhi hukuman mati, tergantung pada jumlah materinya.

Halaman
123
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved