Breaking News:

Tergiur Lihat Tubuh Putrinya, Ayah Cabuli Anak Kandung hingga Hamil 2 Bulan, Terakhir di Kolam Ikan

Kepada polisi, pelaku mengaku mencabuli anaknya karena tak bisa menahan nafsunya setelah melihat tubuh anaknya.

tribunnews
Ilustrasi pemerkosaan - Seorang Mahasiswi Makassar Diperkosa di hotel oleh 7 rekannya, kronologi dan pengakuan Pelaku 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Entah apa yang ada dibenak JL (42), warga Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau ini, ia dengan tega memerkosa anak kandungnya sendiri yang berusia 15 tahun.

Akibat perbuatan bejatnya, korban saat ini tengah hamil dua bulan.

Kepada polisi, pelaku mengaku mencabuli anaknya karena tak bisa menahan nafsunya setelah melihat tubuh anaknya.

"Tersangka mengaku melakukan pencabulan karena tergiur melihat tubuh anaknya," Paur Humas Polres Rohul Ipda Refly Setiawan Harahap kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Senin (1/3/20210).

Dari hasil pemeriksaan, pelaku telah mencabuli anaknya sebanyak 10 kali, perbuatan itu dilakukan sejak September 2020 lalu.

Korban disetubuhi ayahnya di kebun sawit di Desa Kota Intan, Kecamatan Kunto Darussalam.

Usai melakukan aksi bejatnya, pelaku memberi uang kepada anaknya sebesar Rp 50.000.

Pelaku, kata Refly, terakhir melakukan aksinya pada Sabtu (20/2/2021) di kolam ikan di Kecamatan Ujung Nati, Rohul.

Setelah itu, pelaku memberi anaknya uang Rp 30.000.

"Pelaku mengaku sudah mencabuli anak kandungnya sebanyak 10 kali. Dan saat ini korban sudah hamil dua bulan," ujarnya. 

Pelaku sendiri, kata Refly, sudah ditangkap oleh anggota Polsek Kunto Darussalam pada Sabtu (27/2/2021) dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku sudah mendekam di sel tahanan sementara Polsek Kunto Darussalam.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengakuan Ayah yang Cabuli Anak Kandungnya hingga Hamil 2 Bulan: Tergiur Lihat Tubuh Korban"

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved