Andi Mallarangeng Tertawa Disebut Penghancur Demokrat karena Korupsi, Jhoni Allen : Malu Dong

Bahkan Jhoni sampai menyebut Andi sebagai salah satu yang membuat Partai Demokrat hancur karena korupsi dana proyek Hambalang.

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Vivi Febrianti
Youtube Kompas TV
Jhoni Allen ungkti kasus korupsi Andi Mallarangeng 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Emosi mantan politikus Partai Demokrat Jhoni Allen rupanya memuncak ketika berdebat dengan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng.

Jhoni Allen sampai mengungkit kasus korupsi proyek Hambalang yang menjerat Andi Mallarangeng.

Bahkan Jhoni sampai menyebut Andi sebagai salah satu yang membuat Partai Demokrat hancur karena korupsi dana proyek Hambalang.

Awalnya Andi Mallarangeng mempertanyakan soal tudingan Jhoni Allen.

Jhoni Allen sempat menuding SBY bukan penderi Partai Demokrat.

"Puluhan tahun saudara Jhoni ini tak pernah mempermasalahkan pak SBY sebagai penggagas partai sebagai orang yang melahirkan partai ini,

tiba-tiba sekarang mucnul suara -suara semacam itu, kenapa tiba-tiba," kata Andi Mallarangeng dikutip TribunnewsBogor.com dari Kompas TV.

Andi menyebut sebelumnya Jhoni Allen sempat merengek ke SBY untuk meminta jabatan di DPR RI.

"Periode lalu masih merengek-rengek kepada pak SBY untuk menjadi PAW (Pergantian Antar Waktu) untuk menjadi anggota DPR RI," kata Andi.

Andi Mallarangeng mengatakan kini Jhoni Allen justru berniat menjual Partai Demokrat pada orang di luar partai.

"Nah karena sekarang dia mau jual partai ini kepada orang lain yang berada di luar partai,
karena kekuasaan dan uang, ini lah persoalannya perilaku politik lama, kalau di Partai Demokrat tak bisa," kata Andi Mallarangeng.

Jhoni Allen pun meminta Andi Mallarangeng tak memutarbalikan fakta.

Jhoni Allen bahkan sampai mengungkit kasus korupsi yang menjerat Andi Mallarangeng.

"Andi fakta jangan kau asumsi-asumsi, kau kena masalaah sekolah ke luar negeri karena apa ? karena mengambil yang bukan hak mu kan,

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved