Breaking News:

Pura-pura Minta Tolong, Sopir Truk Buat Suami Istri Tak Berdaya, Motor Korban Dirampas Lalu Dijual

Terungkap kasus pembunuhan pasangan suami istri di Binjai. Pelaku utamanya adalah pria yang berprofesi sebagai sopir truk.

KOMPAS.COM/DEWANTORO
Tersangka SLS (24) duduk di kursi roda saat konferensi pers di Mapolres Binjai terkait pembunuhan pasangan suami istri SG dan AST yang jasadnya ditemukan di parit kebun tebu PTPN II di Tunggurono, Binjai pada 22 Februari 2021. SLS sempat melarikan diri namun berhasil diringkus. 

Tersangka kemudian memukul AST hingga tersungkur.

Kedua korban lalu diseret ke dalam parit kebun tebu.

Baca juga: Tak Terima Istrinya Ditampar saat Tagih Utang, Pria Kalap Habisi Nyawa Pedagang Kripik Pisang

Baca juga: Disuruh Mandi, Wanita Misterius Dirudapaksa Lalu Dibunuh Pria Sadis, Ini Ciri-ciri Korban

Tersangka kemudian memukulinya dengan besi sampai tidak bergerak lagi.

"Setelah aman tersangka memindahkan sepeda motor ke dalam kebun tebu. Kemudian dia pun memindahkan truknya ke simpang Impres dan diparkirkannya di sana," katanya.

Setelah beraksi, tersangka mencari tumpangan untuk kembali ke TKP untuk mengambil motor korban dan membawanya penitipan sepeda motor di KM 19 Binjai.

Sekitar pukul 10.30 WIB, dia pergi menggunakan truknya ke Pondok Tanjung Keliling, Langkat mengambil belanjaan milik korban berupa minyak, gula, tomat, ikan kemudian menjualnya seharga Rp 70.000.

Pada 24 Februari, tersangka mengambil sepeda motor korban yang dititipkan kemudian melarikan diri.

Di daerah Megawati, Binjai, SLS membuang plat nomor sepeda motor dan helm korban.

Sehari kemudian, dia menjual sepeda motor korban kepada tersangka AMS sebesar Rp 2.100.000 dengan perantara tersangka P.

"Hasil penjualan sepeda motor itu dibelikan HP yang harganya Rp 1,3 juta dan juga membeli narkoba," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Afkar S
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved