Breaking News:

Pembangunan Jalan Tol Khusus Tambang di Bogor Akan Mulai Dikerjakan Maret 2022

Jalan tol khusus tambang Bogor - Serpong via Parung dan Sentul Selatan serta Karawang Barat bakal segera dibangun pada Maret 2022 mendatang.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Penampakan jalan umum di kawasan Parungpanjang, Kabupaten Bogor yang dikeluhkan warga sejak lama karena sering dilintasi truk tambang. (Dok. 25 September 2018). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Jalan tol khusus tambang Bogor - Serpong via Parung dan Sentul Selatan serta Karawang Barat bakal segera dibangun pada Maret 2022 mendatang.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan bahwa keputusan ini adalah hasil kesepakatan antara BPJT, Dinas Bina Marga, Dishub Provinsu Jabar dan Pemkab Bogor dalam rapat di Cibinong pada Selasa (2/3/2021).

"Pembangunan jalan tol khusus tambang akan dibangun pada Maret 2022 mendatang, yang akan dipadupadankan dengan perencanaan dan pelaksanaannya serta tugas masing-masing," kata Ajat Rochmat Jatnika.

Rencananya, pembangunan jalan tol khusus tambang ini sepanjang 6 km dan Pemprov Jabar juga berencana akan membangun jalan khusus tambang sepanjang 10 km yang akan terhubung dengan jalan tol khusus tambang tersebut.

Dia menjelaskan bahwa pembangunan ini dilakukan sebagai upaya mengatasi permasalahan adanya kecelakaan dan kerusakan di jalan publik yang diakibatkan kendaraan truk tambang.

"Ada sekitar 8.000 truk tambang perhari yang melewati jalan publik untuk menyuplai hasil tambang ke Jakarta, Tangerang dan Pulau Jawa karena kualitas hasil tambang dari Cigudeg, Rumpin dan Parung Panjang itu nomor satu," katanya.

Suplai pembangunan jalan tersebut pun kata dia sebanyak 80 persen dari hasil tambang Kabupaten Bogor.

"Pembangunan tol itu sangat krusial. Dengan adanya jalan tol khusus tambang, kendaraan tambang tidak akan lagi bersinggungan dengan pemukiman, tidak bersatu lagi dengan jalan publik yang menyebabkan kecelakaan atau jalan rusak," pungkas Ajat.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved