Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Ini yang Dilakukan Korem 061 Suryakancana

Dalam usaha mencegah penyebaran virus corona tersebut, TNI melakukan beberapa tahap teknis pelaksanaan ketika menjalankan upaya pencegahan tersebut.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Pimpinan TribunnewsBogor.com, Soewidia Henaldi saat berbincang dengan Danrem 061 Surya Kencana, Brigjen TNI Ahmad Fauzi di Makorem 061 Surya Kencana, Jalan Merdeka, Ciwaringin, Bogor Tengah, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Upaya dan komitmen TNI untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing patut diapresiasi, tak terkecuali yang dilakukan TNI di Korem 061 Suryakancana.

Pasalnya, dalam usaha mencegah penyebaran virus corona tersebut, TNI melakukan beberapa tahap teknis pelaksanaan ketika menjalankan upaya pencegahan tersebut.

Danrem 061 Suryakancana, Brigjen TNI Ahmad Fauzi SIP MM mengatakan, peran TNI dalam upaya menegah penyebaran Covid-19 ada beberapa tahap yakni imbauan sosialisasi, penegakan atau yustisi hingga vaksinasi.

"Kita melaksanakan penyemprotan disinfektan ditempat-tempat yang terindikasi zona merah dan banyak yang terkena penyakit Covid, kemudian kita melaksanakan pemasangan pamflet, memberikan imbauan-imbauan banner dan melalui videotron di mana-mana," ujarnya saat ditemui TribunnewsBogor.com di Makorem 061 Suryakancana, Rabu (3/3/2021).

Lebih lanjut, Ahmad Fauzi membeberkan bahwa ada upaya lainnya yang dilakukan TNI terkait pencegahan virus corona yang hingga saat ini masih menjadi momok bagi setiap orang. 

"Kita juga menyampaikan tidak henti-hentinya melalui media massa terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan. Kita juga sudah memberikan 100 ribu lebih kita membagikan masker, sembako dan Bantuan Langsung Tunai (BLT)," tegasnya.

Tak hanya itu, Ahmad Fauzi juga menegaskan bahwa TNI berperan aktif dalam mendampingi kegiatan pemerintah dalam memberikan bantuan kepada masyarakat.

"Kita juga memberikan bantuan untuk Pemkot maupun Pemprov terkait masyarakat yang terdampak langsung akibat pandemi Covid-19 ini," paparnya.

Terkait kedisiplinan, TNI bersama unsur lainnya ikut menindak para pelanggar protokol kesehatan yang mengabaikan anjuran atau peringatan yang kerap disosialisasikan.

"Kemudian penegakan atau yustisi, kita bersama-sama, bukan hanya kami, tapi TNI, Polri, Satpol PP serta Forkopimda kita sama-sama melaksanakan penegakan," ungkapnya.

"Kita sama-sama melakukan penegakan, baik itu sanksi denda, termasuk sanksi-sanksi sosial seperti push up kemudian membersihkan jalan dan sebagainya itu sudah kita lakukan," tambahnya.

Selain itu, Ahmad Fauzi juga menegaskan bahwa TNI siap mendukung program vaksinasi yang dilakukan pemerintah agar virus corona tersebut dapat lenyap di tanah air.

"Sejauh ini, yang berikutnya kita mendukung vaksinasi. Untuk tahap pertama ini untuk tenaga kesehatan, TNI membantu dalam hal pengamanan, pendistribusian sampai pelaksanaan vaksinasi tersebut," bebernya.

Ahmad Fauzi mencatat bahwa ribuan orang yang terbagi atas tenaga kesehatan dan Forkopimda telah melakukan vaksinasi dan hasilnya bagus.

"Tahap pertama itu ada 9160 tenaga kesehatan dan Forkopimda 10 orang yang sudah divaksinasi dengan lancar dan sukses tanggal 14 Januari. Dan hasilnya saya dengar alhamdulillah bagus," ungkapnya.

"Kemudian kita juga sudah melaksanakan vaksinasi masal tahap kedua di Kota Bogor. Ada 26 ribu orang yang divaksin dan TNI juga sudah divaksin sebanyak 2 ribu anggota," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved