Breaking News:

Rina Gunawan Meninggal

Teddy Syach Nangis Azani Jenazah Istri, Postingan Akhir Rina Gunawan Disorot: Sampai Ketemu di Surga

Dengan suara bergetar, Teddy Syach melantunkan lafaz kalimat Allah dalam azannya untuk istri tercinta, Rina Gunawan.

kolase Tribunnews/Instagram
Teddy Syach nangis saat azani jenazah istri, postingan terakhir 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sebagai ucapan pelepasan kepada Rina Gunawan, Teddy Syach melantunkan azan di samping peti jenazah Rina Gunawan.

Lantunan azan itu dikumandangkan oleh Teddy Syach di pemakaman Rina Gunawan di TPU Tanah Kusir Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Dengan suara bergetar, Teddy Syach melantunkan lafaz kalimat Allah dalam azannya untuk istri tercinta.

Tangis Teddy Syah tak terbendung saat peti jenazah Rina Gunawan mulai diturunkan ke liang lahat.

Tak hanya itu, Teddy pun teringat akan postingan terakhir sekaligus pamitan terakhir Rina Gunawan sebelum meninggal dunia.

Seperti diketahui, Rina Gunawna meninggal dunia di RSPP  Simprug, Selasa (2/3/2021) pukul 19.03 WIB.

Keesokan harinya, jenazah Rina Gunawan tiba di pemakaman sekitar pukul 08.35 WIB dengan ditemani beberapa petugas medis bepakaian APD lengkap.

Terlihat Teddy Syah menangis dalam pelukan kerabat ketika jenazahistri tercinta tiba di pemakaman.

Setelah itu, Teddy Syach pun ikut mengenakan pakaian hazmat APD lengkap dan menghampiri peti jenazah istri.

Baca juga: Isak Tangis Teddy Syach di Pemakaman Rina Gunawan, Ungkap Momen Terakhir Bareng Istri : Saya Ikhlas

Baca juga: Tangis Ummi Pipik Pecah di Makam Rina Gunawan, Kenang Jasa Almarhumah : Teteh Punya Utang Sama Uje

Sedangkan anggota keluarga yang lain, hanya bisa melihat pemakaman dari kejauhan.

Pasalnya, pemakaman Rina Gunawan ini dilakukan dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Hanya ada satu orang yang diizinkan untuk berdekatan dengan makam Rina Gunawan, yakni sang suami, Teddy Syach.

FOLLOW:

Begitu melihat peti jenazah Rina Gunawan tiba di makam, isak tangis keluarga makin histeris tak terbendung.

"Ya Allah teteh," ucap sang manajer, Evi sambil menangis.

"Itu nenek di sana," ucap keluarga yang lain.

"Selamat jalan Teteh, i love you teh," ucap keluarga lainnya.

Baca juga: Teddy Syach Ungkap Penyakit yang Diderita Rina Gunawan Sebelum Meninggal

Baca juga: Saat-saat Terakhir Rina Gunawan Sebelum Wafat, Teddy Syach Terisak Ingat Ucapan Istri di Video Call

Kemudian, bacaan Surat Yasin pun dilantunkan keluarga.

Sebelum Rina Gunawan dimasukkan ke dalam liang lahat, Teddy Syach sempat melantunkan azan di dekat peti jenazah istri.

Sambil duduk bersimpuh di atas tanah, Teddy Syach melantunkan azan dengan suara bergetar.

Setelah istri dikubur, tangisan Teddy Syach makin histeris sambil menaburkan bunga di atas makam Rina Gunawan.

Rina Gunawan dimakamkan, Teddy Syach tahan tangis saat adzani jenazah istri
Rina Gunawan dimakamkan, Teddy Syach tahan tangis saat adzani jenazah istri (kolase Instagram/Youtube Intens Investigasi)

Pusara yang ditempati Rina Gunawan ini diketahui merupakan bekas makam sang ayah.

Pasalnya, Rina Gunawan sempat mengungkapkan ingin dekat dengan mendiang ayahnya.

"Kebetulan karena usia makamnya bapak Rina sudah lima tahun jadi boleh ditumpuk.

Supaya dekat apalagi mama Rina tinggal satu-satunya biar bisa mengunjunginya lebih dekat," terang Teddy Syach.

Baca juga: Daus Mini Bantah Telantarkan Anak Diskakmat Ichal, Singgung Uang Jajan, Yunita : Jangan Ngibul Terus

Baca juga: Terungkap Keinginan Terakhir Rina Gunawan Sebelum Meninggal Dunia : Pengen Lihat Anak Teteh Nikah

Dadah Ayah, Rina Gunawan Ucap Salam Perpisahan?

Setelah sakit komunikasi terakhir anak-anak dengan Rina adalah saat melakulan panggilan video selama 10 detik sebelum dipasang ventilator.

"Tapi pada saat sakit ya terakhir saat video call 10 detik sebelum pemasangan ventilator," bebernya.
Saat video call ini Rina Gunawan seolah mengucap salam perpisahan pada sang suami yang dipanggilnya ayah.

"Dia aja dadah-dadah 'dadah ayah' gitu," tambah Teddy Syach sambil menangis.

Teddy Syach usai pemakaman istrinya di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan, Rabu (3/3/2021).
Teddy Syach usai pemakaman istrinya di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan, Rabu (3/3/2021). (TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA)

Rina Gunawan sempat harus menggunakan ventilator beberspa hari sebelum ia meninggal dunia. Hal tersebut karena Rina sempat merasakan sesak nafas.

Sebelum terpapar Covid-19, Rina memiliki beberapa penyakit bawaan seperti asma, sinus dan radang paru.

Teddy Syach menjelaskan bahwa istrinya itu sempat menggunakan ventilator untuk membantu bernafas.

Baca juga: Ditinggal Rina Gunawan, Teddy Syach Nangis Teringat Komunikasi Terakhir dengan Istri : Dadah Dadah

Baca juga: Ayah Zaskia dan Shireen Sungkar Terjerat Korupsi, Mark Sungkar Didakwa Rugikan Negara Rp 694 Juta

Ventilator dipasangkan kepada Rina Gunawan sekira tiga hari sebelum presenter kondang itu meninggal dunia.

Bahkan sejak dirawat di ICU RSPP Simprug, Teddy Syach belum sempat bertemu langsung dengan almarhumah istrinya tersebut.

"Karena dari awal begitu masuk beliau di ICU jadi nggak bisa ketemu. Kita tetap berkomunikasi sampai pemasang vetilator 3 hari belakangan ini," ujar Teddy Syach di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan, Rabu (3/3/2021).

"Pas belakangan karena beliau harus bernafas mandiri dan karena udah kecapekan jari dibantu peralatan nafas dan lain-lain," tuturnya. 

Sebelum wafat, Rina Gunawan sempat ucap janji untuk suaminya, Teddy Syach.

Pada sebuah foto di laman Instagram, Rina Gunawan tampak memosting video pendek saat dirinya dan Teddy Syach berlibur ke pantai di Bali.

Sambil berlari kecil dan pegangan tangan di bawa matahari senja, Rina Gunawan pun ucap janji sehidup semati.

"Until Jannah with you forever & ever".

"Sampai ketemu di surga dengan kamu, selamanya dan selamanya," tulis Rina Gunawan.

"Kamu dan aku selamanya, laki-laki suamiku," tulis Rina Gunawan lagi.

Postingan terakhir Rina Gunawan ini pun disorot netizen.

amilovfre : Masya Allah ternyata beneran until jannah forever n ever teh Rina

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved