Breaking News:

1.182 Tenaga Honorer di Kabupaten Bogor Diangkat Jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja

Pengangkatan ini membutuhkan anggaran sebesar Rp. 57.175. 210.823 untuk gaji P3K.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ist
Sebanyak 1.182 tenaga honorer di Kabupaten Bogor diangkat menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Sebanyak 1.182 tenaga honorer di Kabupaten Bogor diangkat menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Para tenaga honorer ini terdiri dari tenaga pendidik, kesehatan dan penyuluh honorer.

Pengangkatan ini membutuhkan anggaran sebesar Rp. 57.175. 210.823 untuk gaji P3K.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa pengangkatan ini adalah bentuk kepedulian untuk para tenaga honorer yang sudah mencurahkan tenaga dan pikirannya demi pembangunan Kabupaten Bogor.

"Para P3K yang diangkat tersebar di beberapa dinas. Diharapkan seluruh tenaga P3K dapat bersinergi dan menjadi penggerak kegiatan agar lebih cepat mencapai target pembangunan daerah,” kata Ade Yasin kepada wartawan, Jumat (5/3/2021).

Para tenaga honorer yang diangkat ini merupakan hasil seleksi tahun 2019 lalu dari sebanyak 1.672 orang yang mana awalnya lulus passing grade sebanyak 1.199 orang.

Dari total keseluruhan P3K yang dinyatakan lulus passing grade tersebut, hanya sebanyak 1.182 orang diusulkan penetapan nomor induk P3K melalui aplikasi Docudigital dan SAPK.

"Karena 5 orang meninggal dunia dan 12 orang mengajukan pengunduran diri," tambah Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, Zulkifli.

Penyerahan petikan SK P3K formasi 2019 ini dilaksanakan secara bertahap selama 5 hari, dari tanggal 2 sampai 5 Maret 2021.

Penyerahan dibagi menjadi tiga sesi dalam satu harinya dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

"P3K yang diangkat tersebar kedalam Perangkat Daerah, Dinas Pendidikan 1.115 orang, Dinas Kesehatan 17 orang, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan 39 orang, Dinas Perikanan dan Peternakan 5 orang, RSUD Cileungsi 2 orang, RSUD Ciawi 1 orang dan RSUD Cibinong 3 orang,” ungkap Zulkifli.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved