Breaking News:

Kisruh Partai Demokrat

Moeldoko Terpilih Jadi Ketua Umum di KLB, Jhoni Allen : Demokrat Dijual ke Rumah Kita dan Rumah Luar

Tak hanya memilih ketua umum, KLB juga memutuskan untuk membatalkan surat pemecatan pada sejumlah kader Partai Demokrat.

Kompas TV/Kompas.com
Moeldoko terpilih jadi Ketum Partai Demokrat versi KLB di Deliserdang 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kongres Luar Biasa ( KLB ) memutuskan Moeldoko sebegai ketua umum Partai Demokrat.

Tak hanya memilih ketua umum, KLB juga memutuskan untuk membatalkan surat pemecatan pada sejumlah kader Partai Demokrat.

Dalam KLB yang digelar di The Hill Hotel and Resort Sibolangit ada sejumlah hal diputuskan.

Paling pertama adalah mencabut surat pemecatan kader Demokrat.

Jhoni Allen yang sebelumnya duduk di belakang pimpinan sidang, langsung mengambil alih KLB.

Tak hanya itu, Marzuki Alie pun langsung dipakaikan jas khas Demokrat.

Lalu Marzuki Alie duduk di meja pimpinan sidang KLB bersama Jhoni Allen.

Selain itu, KLB juga memutuskan ada dua nama calon ketua umum.

Pertama Moeldoko, kedua adalah Marzuki Alie.

Namuan suara Marzuki Alie kalah banyak dibanding Moeldoko.

Sampai kemudian Jhoni Allen membacakan keputusan bahwa Moeldoko sebagai ketua umum Partai Demokrat.

Moeldoko lalu bicara lewat saluran telepon.

Menurut Jhoni Allen, Moeldoko akan hadir di KLB namun masih dalam perjalanan.

Lewat telepon, Moeldoko justru ingin memastikan keseriusan kader yang memilihnya menjadi ketua umum Partai Demokrat.

"Kepercayaan kepada saya, tetapi saya ingin memastikan keseriusan temen-teman atas amanah ini," kata Moeldoko dikutip TribunnewsBogor.com dari tayangan live streaming Kompas TV.

Moeldoko pun mengajukan tiga pertanyaan pada kader yang memilihnya menjadi ketua umum.

"Untuk itu tolong saudara jawab beberapa pertanyaan untuk memastikan

seusai AD/ART atau tidak?" tanya Moeldoko

Simpatisan datang ke lokasi Kongres Luar Biasa (KLB) dengan menggunakan baju kaus bergambar Moeldoko, Jumat (5/3/2021).
Simpatisan datang ke lokasi Kongres Luar Biasa (KLB) dengan menggunakan baju kaus bergambar Moeldoko, Jumat (5/3/2021). (TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA)

Kader di KLB menyatakan pemilihan Moeldoko sebagai ketua umum Partai Demokrat sudah sesuai AD/ART.

Pertanyaan kedua Moeldoko ialah menyanyakan keseriusan kader dalam memilihnya sebagai ketua umum Partai Demokrat.

"Saya menghormati, untuk itu saya terima keputusan tersebut," kata Moeldoko lewat saluran telepon.

Jhoni Allen berujar, pemilihan Moeldoko sebagai ketua umum atas dasar hati nurani.

"Perlu saya jelaskan beliau tidak hadir di sini semua adalah karena hati nurani atas pemilihan ketum pak Moeldoko ,

ini penting sebenarnya kita harus menunggu beliau tapi atas kebutuhan hati nurani kita proses sesuai prosedural," kta Jhoni Allen.

Jhoni Allen juga menyinggung soal isu menjual Partai Demokrat ke pihak lain.

"Karena ada isu yang sebelumnya dilontarkan Demokrat for sale, tidak ada, beliau tidak ada di sini,

siapa yang menjual Demokrat ? dijual ke rumah kita dan ke rumah luar, itu yang sebenarnya terjadi," kata Jhoni Allen.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved