Imbas Ganjil Genap Ditiadakan, Volume Kendaraan di Kota Bogor Meningkat 20 Persen Lebih

Pantauan TribunnewsBogor.com, Minggu (7/3/2021), antrean panjang kendaraan pun kini kembali terlihat di simpang-simpang jalan di Kota Bogor.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Lalu lintas kendaraan di kawasan Kota Bogor kembali padat pasca ditiadakannya penerapan ganjil genap, Minggu (7/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Volume kendaraan di Kota Bogor mengalami kenaikan pasca sistem ganjil genap ditiadakan.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Minggu (7/3/2021), antrean panjang kendaraan pun kini kembali terlihat di simpang-simpang jalan di Kota Bogor.

Menurut data traffic exit tol menuju Kota Bogor, pada Jumat (12/3/2021) lalu saat ganjil genap ditiadakan, tercatat ada 51.762 kendaraan masuk Kota Bogor.

Volume ini naik dibanding hari yang sama di pekan-pekan sebelumnya saat ganjil genap masih diberlakukan yakni sebanyak 40.124 kendaraan.

"Terjadi peningkatan volume kendaraan sebesar 29 persen atau 11.638 kendaraan dari Jumat (12/2/2021) saat pemberlakukan ganjil genap," kata Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Bogor Dody Wahyudin kepada wartawan, Minggu (7/3/2021).

Begitu pun pada hari Sabtu (6/3/2021) yang juga mengalami kenaikan sekitar 22 persen dari Sabtu pekan-pekan sebelumnya saat ganjil genap masih diterapkan.

"Dari rata-rata Sabtu saat pemberlakukan ganjil genap, Sabtu 6 Maret 2021 ketika tidak diberlakukan ganjil genap terjadi peningkatan volume kendaraan sebesar 22 persen atau 10.365 kendaraan," kata Dody.

Dody menuturkan bahwa pada hari ini pun, Minggu (7/3/2021), dari pantauan di lapangan masih ada kepadatan di sejumlah ruas jalan, terutama Jalan Otista dan Suryakencana.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved