Tak Pulang ke Rumah, Siswi SMP Dibawa Kabur Pria 32 Tahun, Kelakuan Busuk Pelaku Terungkap

Tersangka ditangkap karena setelah pihaknya mendapatkan laporan dari orang tua korban terkait persetubuhan anak di bawah umur.

Shutterstock via kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bawa kabur siswi SMP, seorang pria akhirnya ditangkap polisi.

Denny Budiyanto (32) warga Kraton Lor, Kelurahan Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jawa TengahTengah, ditangkap anggota Satreskrim Polres Pekalongan Kota.

Dia dilaporkan membawa anak dibawah umur berinisial AS (14) yang masih berstatus pelajar SMP.

Tak hanya itu, pelaku juga me nodai korban sebanyak 10 kali.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto mengatakan, tersangka ditangkap karena setelah pihaknya mendapatkan laporan dari orang tua korban terkait persetubuhan anak di bawah umur.

"Kasus ini terungkap saat korban tidak pulang ke rumah sejak tanggal (27/2/2021).

Orangtua korban mendapatkan informasi bahwa anaknya ada di suatu tempat bersama tersangka."

"Pelaku berhasil ditangkap anggota Satreskrim Polres Pekalongan Kota pada hari Jum'at (6/3/2021) sekira pukul 20.00 WIB, di taman Binatur, Kecamatan Pekalongan Barat," kata Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan kepada Tribunjateng.com, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Prostitusi Berujung Petaka, Berawal Temuan Mayat Terkuak Fakta Ibu Jual Anaknya : Utang Saya Banyak

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, didapati bahwa korban sudah disetubuhi tidak sekali saja melainkan berulang kali.

"Perbuatan tersebut ternyata, sudah dilakukan pelaku sejak bulan Desember 2020," imbuhnya.

Selain mengamankan tersangka, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa pakaian milik korban yang digunakan saat peristiwa tersebut terjadi.

AKBP M Irwan menambahkan, akibat perbuatannya tersangka akan dijerat dengan pasal Pasal 81 ayat (2) Jo Pasal 76E UU RI No 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 290 ayat (2) KUHP atau Pasal 332 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sementara itu, tersangka Denny mengaku, tidak mem bawa kabur korban.

Ia bersama korban, kabur dari tempat kos-kosan karena hubungan asmaranya tidak direstui orangtua.

"Saya kenal dengan korban di kos-kosan.

Korban sering curhat dengannya dan akhirnya pacaran," imbuhnya.

Denny sudah melakukan perbuatan layaknya suami-istri sekitar 10 kali. (Dro)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Denny Pria Pekalongan Nekat Bawa Kabur dan 10 Kali Setubuhi Siswi SMP: Tak Direstui Orangtua

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved