Amien Rais Curiga Presiden 3 Periode, Mahfud MD Kutip Ucapan Jokowi : Ingin Mencari Muka

Menurut Mahfud MD, masa jabatan Presiden 3 periode merupakan salah satu alasan membubarkan orde baru.

Tayang:
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Damanhuri
Tribunnews.com/Kompas.com
Amien Rais dan Mahfud MD 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Menko Polhukam Mahfmud MD menanggapi kecurigaan Politikus Partai Ummat soal Presiden 3 periode.

Mahfud MD juga mengutik ucapan Jokowi di masa lalu soal wacana Presiden 3 periode.

Menurut Mahfud MD, masa jabatan Presiden 3 periode merupakan salah satu alasan membubarkan orde baru.

Pasalnya saat itu masa jabatan Presiden tidak dibatasi.

Sampai akhirnya MPR membuat amandemen membatasi masa jabatan Presiden hanya 2 periode saja.

Kalaupun akan diubah lagi menjadi 3 periode, kata Mahfud MD, hal tersebut merupakan urusan MPR.

"Salah satu alasan penting, mengapa kita dulu membubarkan Orde Baru dan melakukan Reformasi 1998 adl krn jbtn Presiden tdk dibatasi jmlh periodenya.

MPR kemudian membuat amandemen atas UUD 1945, membatasi 2 periode sj.

Kalau mau mengubah lg itu urusan MPR; bukan wewenang Presiden." tulis Mahfud MD di Twitter.

Menurut Mahfud MD, Jokowi sendiri tak setuju dengan adanya amandemen lagi.

Mahfud MD lantas mengutik ucapan Jokowi pada tahun 2019 silam.

Saat itu Jokowi mengucap bila ada yang mendorongnya menjadi Presiden 3 Periode makan ada tiga kemungkinan.

Pertama ingin menjerumuskan, menampar muka atau hanya ingin mencari muka saja.

"Presiden Jokowi tak setuju adanya amandemen lg.

Bahkan pd 2/12/2019 mengatakan bhw kalau ada yg mendorongnya menjadi Presiden lagi maka ada 3 kemungkinan:

1. Ingin menjerumuskan; 2. Ingin menampar muka; 3. Ingin mencari muka.

Kita konsisten saja, batasi jabatan Presiden 2 priode." tulis Mahfud MD.

Melansir Tribunnews.com, Mantan Ketua MPR RI Amien Rais mengungkapkan kecurigaannya terkait adanya usaha dari pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menguasai semua lembaga tinggi negara.

Hal itu disampaikannya melalui akun YouTube Amien Rais Official, seperti dikutip Minggu (14/3/2021).

"Tentu ini sangat berbahaya. Jadi sekarang sudah ada semacam publik opini yang mula-mula samar-samar sekarang semakin jelas ke arah mana rezim Jokowi ini untuk melihat masa depannya," ujar Amien.

Pendiri Partai Ummat itu curiga, rezim Presiden Jokowi akan mendorong adanya sidang MPR untuk melakukan perubahan terhadap dua pasal.

Satu di antara dua pasal itu, Amien mengatakan akan memberikan hak bagi presiden bisa dipilih tiga kali.

Namun begitu dia menegaskan bahwa semua hal itu masih menjadi dugaannya.

"Jadi mereka akan mengambil langkah pertama meminta sidang istimewa MPR ya mungkin satu dua pasal yang katanya perlu diperbaiki. Yang mana saya juga tidak tahu. Tapi kemudian nanti akan ditawarkan pasal baru yang kemudian memberikan hak bahwa presiden itu bisa dipilih tiga kali," ucap Amien.

Lebih lanjut, Amien mengingatkan jika hal itu benar-benar terjadi maka bisa berbahaya.

Amien meminta agar lembaga tinggi negara tidak membiarkan ini terjadi.

"Saya meminta saudara-saudara sekalian para anggota DPR, MPR, DPD, lembaga tinggi yang lain akankah kita biarkan plotting rezim sekarang ini akan memaksa masuknya pasal supaya bisa dipilih ketiga kalinya itu?" katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved