Breaking News:

Isu Presiden 3 Periode, Ada Sejak Era SBY Kini Menerpa Jokowi

Menurut Siti, wacana tiga periode tersebut dianggap publik sebagai penghambat lahirnya pemimpin baru di tingkat nasional.

Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi melayat ibunda SBY, Siti Habibah di Puri Cikeas, Gunungputri, Kabupaten Bogor, Sabtu (31/8/2019). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Isu masa jabatan presiden menjadi tiga periode ternyata bukan menjadi yang pertama.

Isu ini bahkan sudah muncul sejak era presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Peneliti politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menyatakan bahwa isu perubahan masa jabatan presiden selama tiga periode yang sedang ramai belakangan ini bukan pertama kalinya muncul.

Siti mengungkapkan isi jabatan presiden tiga periode sudah muncul sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Usulan tersebut sebelumnya mendapatkan penolakan sehingga tidak terlaksana.

"Isu presiden tiga periode bukan yang pertama muncul. Ketika SBY memerintah pun muncul usulan presiden tiga periode. Usulan tersebut (waktu itu) mendapat penolakan yang luas dari publik sehingga kandas. Era Jokowi isu tersebut muncul kembali," ujar Siti dikutip dari Kompas.com.

Ia pun menambahkan, selama ini masyarakat selalu menolak wacana penambahan periode jabatan presiden.

Menurut Siti, wacana tiga periode tersebut dianggap publik sebagai penghambat lahirnya pemimpin baru di tingkat nasional.

Selain itu, perubahan masa jabatan presiden juga tak memiliki payung hukum.

"Argumen-argumen yang disampaikan publik menunjukkan penolakan, selain karena tidak ada payung hukumnya, juga isu itu dinilai menghambat proses dan sirkulasi suksesi kepemimpinan nasional," ucapnya.

Halaman
123
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved