Breaking News:

KSP Sebut KLB Partai Demokrat Tak Ada Kaitan dengan Isu Presiden 3 Periode

Kisruh partai Demokrat dituding untuk mengikis oposisi agar partai pemerintah di parlemen semakin kuat.

TRIBUN/JEPRIMA
Ragam ekspresi Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Amanat Nasional Amien Rais saat menggelar konferensi pers di kantor DPP PAN Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/7/2019). Dalam kesempatan tersebut Amien Rais membacakan surat dari Prabowo Subianto terkait pertemuan Prabowo dengan Joko Widodo beberapa waktu lalu. TRIBUNNEWS/JEPRIMA 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian mengatakan bahwa polemik partai Demokrat tidak ada kaitannya dengan Presiden atau periode jabatan presiden seperti yang dituduhkan politikus Amien Rais.

Kisruh partai Demokrat dituding untuk mengikis oposisi agar partai pemerintah di parlemen semakin kuat.

"Tidak ada sangkut pautnya. Jadi KLB Deli Serdang tidak ada sangkut pautnya dengan Presiden. Meskipun ada sangkut pautnya dengan Kepala Staf Presiden, tapi tidak ada sangkut pautnya dengan presiden," kata Donny kepada Wartawan, Senin, (15/3/2021).

Menurut Donny terseretnya Moeldoko dalam polemik partai Demokrat tidak ada kaitannya dengan jabatan Kepala Staf Presiden. keterlibatan Moeldoko dalam kisruh partai berlambang mercy itu sebagai pribadi.

"Tidak ada sangkut pautnya dengan istana, itu urusan pribadi pak Moeldoko selaku warga negara yang punya hak politik dipilih dan memilih. Perkara itu sah atau tidak akan dibuktikan di kemenkumham," tuturnya.

Terkait desakan sejumlah pihak agar Moeldoko mundur dari pemerintahan, Donny enggan mengomentarinya. Menurut dia, hak Moeldoko untuk mundur atau tidak dari jabatan Kepala Staf Presiden.

"Itu urusan beliau, kita engga ada hak untuk mengomentari," kata Donny.

Sebelumnya, Mantan Ketua MPR RI Amien Rais mengungkapkan kecurigaannya terkait adanya usaha dari pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menguasai semua lembaga tinggi negara.

Hal itu disampaikannya melalui akun YouTube Amien Rais Official, seperti dikutip Minggu (14/3/2021). 

"Tentu ini sangat berbahaya. Jadi sekarang sudah ada semacam publik opini yang mula-mula samar-samar sekarang semakin jelas ke arah mana rezim Jokowi ini untuk melihat masa depannya," ujar Amien.

Halaman
12
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved