Breaking News:

Video Mesum Bogor

Heboh Hotel di Wilayahnya Jadi Lokasi Syuting Video Mesum, Bupati Bogor Minta Penginapan Diperketat

Bupati Bogor Ade Yasin meminta kepada para pihak hotel untuk lebih memperketat bagi siapa pun yang hendak menginap.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
istimewa
Potongan gambar beredarnya sebuah video mesum sebuah pasangan di sebuah kamar hotel. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Ade Yasin meminta kepada para pihak hotel untuk lebih memperketat bagi siapa pun yang hendak menginap.

Hal ini demi mencegah agar tak terulang berkaitan dengan hebohnya salah satu hotel di wilayah Kabupaten Bogor yang dijadikan lokasi syuting video mesum yang beredar baru-baru ini.

"Kan sekarang ada kartu itu ya, suami istri, saya kira hotel-hotel harus lebih ketat lagi. Ya kalau pasangan, itu sebaiknya tanya suami istri atau bukan," kata Ade Yasin kepada wartawan, Kamis (18/3/2021).

Baca juga: Salah Satu Kamarnya Dijadikan Lokasi Syuting Video Mesum, Pihak Hotel di Bogor Merasa Dirugikan

Terkait video mesum yang heboh di Bogor ini, Ade juga tak ingin berkomentar banyak.

"Sudah ditangani pihak kepolisian. Tak ada komentar saya, karena ini ranahnya ranah hukum ya," ungkap Ade Yasin.

Diberitakan sebelumnya, beredarnya sebuah video mesum sebuah pasangan di sebuah kamar hotel membuat geger warga Bogor.

Sebab, video mesum yang berdurasi 3 menit 18 detik ini disebut-sebut diduga direkam di sebuah hotel di wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam detik-detik awal video terlihat bahwa seorang perempuan mengenakan rok pendek merah check in di meja resepsionis dan terlihat dilayani oleh seorang karyawan hotel seperti biasa.

Di video juga diperlihatkan bahwa cuaca di sekitar kawasan hotel itu tengah diguyur hujan.

Si perekam video kemudian memperlihatkan wanita rambut pendek seleher tersebut berjalan memasuki lorong hotel dan memasuki sebuah kamar.

Pada menit pertama video, adegan demi adegan porno pasangan ini mulai dilakukan sampai video berakhir.

Dalam video mesum ini, si perekam tidak memperlihatkan wajah bahkan ketika wajah si pemeran perempuan tertangkap kamera, ditutup dengan sensor atau disamarkan dengan efek kabur atau blur.

"Sudah ditangani Polda Jabar," kata Kapolres Bogor AKBP Harun saat dikonfirmasi wartawan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved