Breaking News:

Geger Dukun Pengganda Uang di Semarang, Korbannya Tertipu hingga Rp 150 juta

Kasus ini mulai terbongkar ketika ada seorang warga Tembalang, Kota Semarang sebut saja Misnah namanya, mengaku kehilangan uang Rp 150 juta.

Editor: Ardhi Sanjaya
net
Ilustrasi dukun 

Ternyata hingga hampir dua tahun mengontrak tak pernah diberikan dokumen tersebut.

"Waktu jabat RT baru saya juga meminta kepada pemilik rumah agar memberikan data Supriyono tetapi tak kunjung diantarkan.

Saya juga menyuruh agar dia datang ke rumah tapi tak kunjung datang," terangnya.

Terduga pelaku Supriyono dukun pengganda uang yang praktik di dukuh Kaligetas (TribunJateng/Istimewa)
Terduga pelaku Supriyono dukun pengganda uang yang praktik di dukuh Kaligetas (TribunJateng/Istimewa) ()

Meksi tak memberikan data pribadi, pelaku aktif memberikan iuran warga seperti jimpitan.

Tetapi untuk kegiatan warga lainnya seperti tahlilan, kerja bakti dan lainnya, pelaku tak pernah ikut.

Dia mengatakan, tak mengenal secara khusus kepada pelaku.

Eko hanya sempat sekali berpapasan dengan pelaku yang bersikap sopan kepadanya dengan menyapa.

Untuk mengobrol aktif tak pernah.

"Saya merasa kecolongan dari kejadian ini. Jadi aturan lebih saya pertegas siapapun yang kontrak wajib beri ktp dan KK," terangnya.

Dia juga sempat mengantarkan pihak Kepolisian untuk mendatangi lokasi kontrakan tersebut pada dua bulan lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved