Breaking News:

Kronologi Bandar Sabu di Bogor Tewas Ketika Ditangkap Polisi, Jatuh Tersungkur Saat Mencoba Kabur

Kejadian ini bermula pada Senin (15/3/2021) lalu penyalah narkoba inisial M ditangkap polisi di kawasan Jalan Raya Yasmin, Kota Bogor.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Barang bukti sabu dari tangan pria bandar sabu berinisial M yang tewas dalam operasi penangkapan Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Seorang pria bandar sabu berinisial M tewas dalam operasi penangkapan yang dilakukan Satuan Reserse Markoba Polres Bogor.

Kejadian ini bermula pada Senin (15/3/2021) lalu penyalah narkoba inisial M ditangkap polisi di kawasan Jalan Raya Yasmin, Kota Bogor.

M ditangkap setelah dilakukan pengejaran dari wilayah Cibinong yang mana saat itu tersangka menggunakan motor matik Beat nopol F 6177 FFK.

Berdasarkan pengakuannya, M menyimpan 150 gram sabu kemudian dilakukan pengembangan untuk menemukan barang bukti tersebut.

"Ternyata setelah dicek di galeri HP tersangka, ditemukan ada 20 titik tempelan yang sudah disebar di sepanjang Jalan Galuga, Kecamatan Cibungbulang sampai Kampung Parempeng, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor," terang Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Eka Candra Mulyana kepada wartawan, Jumat (19/3/2021).

Kemudian petugas membawa tersangka ke rumahnya di Leuwisadeng, Kabupaten Bogor untuk memberitahu keluarganya soal penangkapan tersebut serta dilakukan penggeledahan namun tidak ditemukan barang bukti di sana.

Saat melakukan penggeledahan tersebut tembakan peringatan petugas sempat dikeluarkan demi mengindari chaos atau hal-hal yang tak diinginkan karena di rumah tersangka mendadak ramai didatangi warga.

Kemudian tim membawa tersangka menuju titik penyimpanan barang bukti narkotika jenis sabu itu sesuai petunjuk dari handphone tersangka.

"Sampai di titik ke-15, jumlah sabu yang ditemukan sebesar 5,4 gram, tersangka sempat mengelabui petugas dengan cara diputarkan ke wilayah Cigudeg," kata Candra.

Pada saat pencarian barang bukti ke titik 16, tersangka tidak koperatif untuk menunjukan titik tempelan, kemudian TSK melarikan diri dalam keadaan tangan terborgol ke belakang sehinga tersangka jatuh tersungkur dan pingsan.

Kemudian tersangka dibawa ke Mako Sat Res Narkoba Polres Bogor untuk diberikan pengobatan namun kembali pingsan setelah siuman.

"Setelah siuman dan sadarkan diri dilakukan pemeriksaan namun tersangka pingsan lagi dan oleh tim dibawa ke rumah sakit Kramat Jati dan dinyatakan meninggal dunia, kemudian pihak rumah sakit melakukan visum terhadap tersangka," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved