Breaking News:

Normalisi Saluran Drainase, Pemkot Bogor Bakal Gusur PKL di Jalan Pajajaran

Ada beberapa hal yang perlu diperbaiki atau dipindahkan diantaranya adalah PKL, Utilitas dan normalisasi saluran air yang ada di bawah bangunan

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat meninjau saluran drainase di jalan pajajaran 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Pemerintah Kota Bogor memberikan dukungan penuh terhadap perbaikan-perbaikan infrastruktur di Kota Bogor yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat menggunakan anggaran APBN melalui Kementerian PUPR.

Dukungan tersebut diberikan dengan memperbaiki sarana yang dibutuhkan untuk menunjang pedestrian di sepanjang Jalan Pajajaran Kota Bogor.

Sambil di dampingi oleh Kepala Pengawas Lapangan (Kawaslap) PJN 5 Jabar Kementerian PUPR Adrianto Putra, Kadis PUPR Kota Bogor Chusnul Rozaki, dan Kasat Pol PP Kota Bogor Wakil Wali Kota Bogor meninjau sarana penunjang pedestrian.

"Iya jadi tinjauan ini kita lakukan dalam rangka memberikan dukungan itu, dengan mencari solusi dari kendala yang dihadapi dalam proses pembangunan," kata Dedie, Senin (22/3/2021).

Dedie menambahkan ada beberapa hal yang perlu diperbaiki atau dipindahkan diantaranya adalah PKL, Utilitas dan normalisasi saluran air yang ada di bawah bangunan dan lapak PKL.

Namun dalam waktu dekat ini pihaknya meminta agar segera dilakukan normalisasi.

Sementara itu Kepala Pengawas Lapangan (Kawaslap) PJN 5 Jabar Kementerian PUPR Adrianto Putra mengatakan bahwa Pedestrian sepanjang Jalan Pajajaran dibangun sejauh tiga kilo meter.

"Untuk luasannya bervariasi mulai dari 80 centimeter hingga tiga meter," katanya.

Terkait kendala pengerjaan Adrianto mengatakan bahwa pengerjaan memang terkendala dengan adanya bangunan PKL dan bangunan permanen yang beridiri di atas saluran air.

"Iya memang dibeberapa titik ada kendala khususnya untuk yang saluran drainasenya di bawah bangunan permanen kita tidak bisa action, jadi memang perlu ada normalisasi salurannya karena tertutup bangunan tersebut," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved