Breaking News:

Pertahankan Predikat Juara, LPTQ Kota Bogor Gelar Pembinaan Qori-Qoriah

Pembinaan bagi 10 Qori dan 10 Qoriah ini untuk mempersiapkan lomba STQ tingkat Jawa Barat pada Mei mendatang di Bandung.

istimewa/Pemkot Bogor
Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Bogor menggelar pembinaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) selama dua hari, Sabtu (20/3) dan Minggu (21/3) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM  -- Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Bogor menggelar pembinaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) selama dua hari, Sabtu (20/3) dan Minggu (21/3) di Hotel Amaris Pakuan, Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Pembinaan bagi 10 Qori dan 10 Qoriah ini untuk mempersiapkan lomba STQ tingkat Jawa Barat pada Mei mendatang di Bandung.

"Alhamdulillah Kota Bogor mengikuti semua cabang STQ tingkat Jawa Barat. 20 orang ini merupakan pemenang STQ tingkat kota pada Oktober lalu," ujar Kepala Bagian Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Adkesra) Setda Kota Bogor, Asep Kartiwa.

Aska sapaan akrabnya mengatakan, jumlah cabang STQ yang dilombakan di tingkat Jabar mulai dari Tilawah anak, Tilawah dewasa, Tahfiz satu Juz Putra/Puteri, Tahfiz 5 Juz Putra/Puteri, Tahfiz 10 Juz Putra/Puteri, Tahfiz 20 Juz Putra/Puteri, Tahfiz 30 Juz Putra/Puteri, tafsir bahasa Arab Putra/Puteri, dan 100 hadis Putra/Puteri.

"Mudah-mudahan mendapatkan hasil yang terbaik karena 2019 Kota Bogor meraih predikat juara dua terbaik se-Jabar. Targetnya mempertahankan, karena posisi pertama saingannya Kota Bandung yang dari segi potensi dan anggaran cukup bagus," katanya.

Ia sangat mengapresiasi para peserta LPTQ yang bisa terus meraih prestasi di MTQ dan STQ tingkat Jawa Barat di 5 besar, sekalipun dalam keterbatasan anggaran hibah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang disesuaikan dengan kemampuan APBD.

"Tahun sekarang hibah dari Pemkot ke LPTQ Rp 750 juta, jumlah ini turun dari tahun 2019 yang mencapai Rp 1,1 Miliar, penurunan ini karena terdampak kondisi pandemi," jelasnya.

Pembinaan untuk pembekalan peserta ini memang hanya berlangsung dua hari, setelah pembinaan teknis sesuai dengan cabang yang diikuti mereka akan melakukan persiapan sampai hari lomba.

"Nanti kalau mereka harus divaksin sebelum perlombaan akan difasilitasi berkoordinasi dengan Dinkes," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, peserta lomba STQ hanya mempunyai waktu dua bulan lagi yang terpotong puasa dan lebaran. Namun meski waktunya sebentar, di momentum puasa sangat tepat untuk mendalami Al-Qur'an dan hadist.

"Insya Allah dua hari pembinaan bisa menambah pemahaman materi peserta, bukan saja terkait teknik tapi juga strategi dan mental. Saya harap peserta bisa divaksin dua kali untuk menjaga imunitas peserta," katanya.(*)

Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved