Sedang Pakai Handuk, Ibu Muda Syok Kakak Ipar Tiba-tiba Masuk Kamar, Ngadu ke Suami Malah Disalahkan

Ibu muda di Banyuasin ini dirudapaksa kakak iparnya sebanyak 7 kali, ngadu ke suami malah disalahkan.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sudah jatuh tertimpa tangga pula.

Peribahasa itu tampaknya tengah dirasakan oleh seorang ibu muda di Banyuasin, Sumatera Selatan.

Mengapa tidak, dirinya dirudapaksa oleh kakak iparnya dan malah disalahkan oleh sang suami.

Bahkan akibat perbuatan bejat kakak iparnya itu, hubungannya kini dengan sang suami jadi tidak harmonis.

Sebab, sang suami malah membela kakaknya dan menyalahkan sang istri.

Kejadian bak cerita di sinetron itu dialami oleh seorang ibu muda berinisial ES di Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel).

Suaminya tak percaya saat ES mengaku dirudapaksa oleh kakak iparnya.

Mirisnya sang suami lebih membela kakaknya dan menyalahkan istrinya sendiri.

Kini nasib rumah tangga mereka tengah di ujung tanduk, sebab keduanya saat ini pisah ranjang.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Sripoku Senin (22/3/2021), ES menceritakan kejadian pilu yang dialaminya pada Januari 2021 lalu.

Baca juga: Ditampung di Rumah 2 Bulan, Pria Tak Tahu Malu Malah Kepergok Suami Tiduri Istrinya, Begini Nasibnya

Baca juga: Tak Tahu Terimakasih, 2 Bulan Numpang di Rumah, Pria Ini Malah Kepergok Suami Tiduri Istrinya

Saat itu, ES mengaku tengah mandi di rumahnya.

Seperti biasanya, setelah mandi ES hanya mengenakan handuk dan langsung masuk ke dalam kamarnya.

Saat itu lah kata ES, sang kakak ipar tiba-tiba masuk ke kamarnya hingga terjadilah perbuatan yang tak senonoh itu.

"Hubungan saya tak harmonis dengan suami akibat saya dirudapaksa kakak ipar," kata ES kepada Sripoku.com, Minggu (21/3/2021).

Sudah Berulang Kali

ES pun mengaku tak cuma sekali kejadian itu ia alami.

Parahnya, hal serupa sampau terjadi hingga tujuh kali dialami oleh ES.

Meski sudah berulang kali dirudapaksa kakak iparnya, tapi ibu muda ini bingung mau mengadu kepada siapa.

Sebab meski sudah mengadu pada suaminya sendiri, sangsuami malah tak percaya dengan ceritanya itu.

Di samping itu, sang kakak ipar terus mengancam, jika tak melayani maka akan dibunuh dan diceraikan suami.

Baca juga: Dikasih Tumpangan 2 Bulan Malah Tiduri Istri Temannya, Pria Ini Tewas saat Bermesraan di Kamar

Baca juga: Istri Nyari Nafkah, Suami Malah Tiduri Anak Tiri saat Rumah Kosong, Nasib Gadis Ini Memilukan

"Saya takut mau mengadu ke siapa," kata ibu satu anak ini.

Suka Sama Suka

Laporan ES di Polres Banyuasin ditolak dengan alasan suka sama suka.

Alasan ditolaknya laporan tersebut karena hasil penyelidikan Polres Banyuasin, pelaku dan korban bisa dikatakan suka sama suka.

Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum korban, Dedi Junaidi SH.

Namun kata Dedi, alasannya korban menuruti kemauan terlapor karena dibawah ancaman.

Sehingga terjadilah peristiwa rudapaksa tersebut.

Korban ES ternyata masih di bawah umur.

ES sebenarnya kelahiran 2003 namun tahun kelahirannya dituakan menjadi 1999 supaya bisa dinikahkan.

Saat ini ES memiliki seorang anak laki-laki berusia 3 tahun dari hasil pernikahannya dengan sang suami.

Baca juga: Sosok Mantan Satpam yang Tiduri 2 Siswi dengan Janji Dinikahi, Pernah Menikah dan Punya Anak 5

Baca juga: Terbuai Janji Palsu Akan Dinikahi, Gadis Ini Pasrah Ditiduri, Ternyata Kekasih Sudah Punya Istri

Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Herlis Noorida kecewa mengetahui laporan korban ditolak.

Apalagi yang membuat pihaknya tak menerima, kejadian itu dikatakan suka sama suka.

"Kami sangat kecewa, karena korban ES ini masih anak di bawah umur, dan semestinya ini harus dibela," kata dia.

Pihaknya sebagai lembaga perlindungan perempuan dan anak merasa prihatin karena perempuan punya hak dan korban juga masih dikatagorikan anak-anak.

(TribunnewsBogor.com/Sripoku.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved