Breaking News:

Dikira Sudah Bebas, Buronan Pidana Penyerobot Tanah Dibekuk Tim Tabur Kejari Kabupaten Bogor

Buronan ini ditangkap di Tangerang Selatan pada 24 Maret 2021 sekitar pukul 09.45 WIB kemarin.

Ist
Seorang pria Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana atas nama Hendra Wijaya tak lagi menghirup udara bebas setelah ditangkap Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Seorang pria Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana atas nama Hendra Wijaya tak lagi menghirup udara bebas setelah ditangkap Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor.

Buronan ini ditangkap di Tangerang Selatan pada 24 Maret 2021 sekitar pukul 09.45 WIB kemarin.

"Penangkapan terhadap DPO terpidana Hendra Wijaya dilakukan di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tanggerang Selatan," kata Kasi Intel Kejari Kabupaten Bogor Juanda saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Jumat (26/3/2021).

Dia menjelaskan bahwa awalnya pada putusan Pengadilan Negeri (PN) Cibinong Nomor 158/Pid.B/2020/PN.Cbi tanggal 19 Agustus 2020 lalu, terdakwa dinyatakan bebas dari pasal 385 KUHPidana yang diterapkan tentang penguasaan lahan.

Dianggap tidak maksimal, Jaksa Penuntut Umum (JPU) kemudian mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) terkait putusan perkara penyerobotan tanah di wilayah Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor tersebut.

"Berdasarkan putusan MA nomor 1302 K/Pid/2020, yaitu melanggar Pasal 385 KUHPidana dengan amar putusan: mengabulkan permohonan kasasi dari pemohon kasasi Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor tersebut," terang Juanda.

Maka artinya putusan MA ini membatalkan putusan PN Cibinong nomor 158/Pid.B/2020/PN.Cbi tanggal 19 Agustus 2020 dan menyatakan terdakwa Hendra Wijaya bersalah.

"Hendra Wijaya secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyerobotan tanah," katanya.

Terdakwa pun dijatuhi pidana penjara selama 2 bulan serta membebankan kepadanya biaya perkara pada tingkat kasasi sebesar Rp2.500.

Kepala Kejaksaan Negeri Kab Bogor Munaji mengatakan bahwa pelaksanaan eksekusi badan terhadap terdakwa ini dalam rangka menyempurnakan tugas penuntutan seorang jaksa alan criminal justice system.
Kepala Kejaksaan Negeri Kab Bogor Munaji mengatakan bahwa pelaksanaan eksekusi badan terhadap terdakwa ini dalam rangka menyempurnakan tugas penuntutan seorang jaksa alan criminal justice system. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Setelah ditangkap, terpidana Hendra Wijaya pun kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Kab Bogor Munaji mengatakan bahwa pelaksanaan eksekusi badan terhadap terdakwa ini dalam rangka menyempurnakan tugas penuntutan seorang jaksa alan criminal justice system.

"Dan ini sebagai bentuk dan upaya Kejari Kabupaten Bogor dalam mewujudkan zero tunggakan eksekusi badan atas putusan yang telah incracht dan dalam rangka mendukung program Tabur yang telah dicanangkan oleh Kejaksaan Agung," ungkap Munaji.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved