Breaking News:

Kilang Minyak Terbakar

Kilang Minyak Balongan Terbakar, Sebagian Warga yang Mengungsi Kembali ke Rumah

Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan, upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Kilang milik PT RU VI Balongan Indramayu terbakar hebat, Senin (29/3/2021) dini hari. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Warga sekitar Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, diungsikan ke sejumlah lokasi.

Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan, upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Menurut Kapolda, lokasi pengungsian tersebut berada di Wisma Haji, Pendopo Bupati Indramayu, dan lain-lain.

"Saat ini, sebagian warga sudah kembali ke rumah masing-masing," kata Ahmad Dofiri saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (29/3/2021).

Ia mengatakan, warga diungsikan sejak dini hari tadi, tepat saat terbakarnya tangki Pertamina RU VI Balongan.

Kepolisian, kata Kapolda, juga menyiagakan puluhan personel untuk mengamankan lokasi sehingga penanganan kebakaran berjalan lancar.

Baca juga: Daftar Nama Korban Kebakaran Kilang Minyak Balongan, 15 Luka Ringan, 5 Orang Luka Berat

Bahkan, sejumlah petugas tampak menenteng senjata laras panjang, helm, rompi antipeluru, dan lain-lain.

"Ratusan warga masih bertahan di beberapa titik pengungsian," ujar Ahmad Dofiri.

Selain itu, arus lalu lintas dialihkan sementara karena lokasi tangki yang terbakar berada dekat jalan umum yang kerap dilintasi warga.

Diberitakan sebelumnya, tangki Pertamina RU VI Balongan terbakar hebat pada dini hari tadi.

Api pertama kali terlihat kira-kira pukul 01.00 WIB.

Bahkan, langit malam Indramayu terlihat terang akibat kebakaran hebat tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Pertamina Balongan Terbakar, Kapolda: Sebagian Warga yang Mengungsi Sudah Kembali ke Rumah Mereka

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved