Breaking News:

TNI AU Jalani Kursus Kesehatan Penerbangan dan Kursus Operator Peralatan Aerofisiologi

Pendidikan Kursus Kesehatan Penerbangan A-20 ( Sus Kesbangan) dan Sus Operator Peralatan Aerofisiologi A-7 untuk TNI AU resmi dibuka.

Ist
Pendidikan Kursus Kesehatan Penerbangan A-20 (Sus Kesbangan) dan Sus Operator Peralatan Aerofisiologi A-7 untuk TNI AU resmi dibuka. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH  - Pendidikan Kursus Kesehatan Penerbangan A-20 ( Sus Kesbangan) dan Sus Operator Peralatan Aerofisiologi A-7 untuk TNI AU resmi dibuka.

Dalam sambutannya Komandan Wing Pendidikan Umum ( Wingdikum) Kolonel Sus Peni Saptaning Putri yang di sampaikan oleh Danskadik 504 Letkol Kes Seno Hadi mengatakan bahwa kursus tersebut diadakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Inilah salah satu tugas TNI Angkatan Udara dalam mendidik siswa, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam hal penguasaan Ilmu  Pengetahuan dan Teknologi," ujarnya, Senin (29/3/2021).

Untuk itu, selama melaksanakan pendidikan siswa Sus Kesbangan A-20, mendapatkan berbagai materi pelajaran.

Diantaranya adalah materi pemberlajaran tentang sejarah Perkembangan Kesbangan dan Ruang Angkasa, Atmosfer dan Ruang Angkasa, Aerodinamika Pesawat Terbang, Indoktrinasi Latihan Aerofisiologi, Evakuasi Medis, Aspek Medis SAR dan Survival.

Selanjutnya materi Fisiologi pernafasan pada penerbangan, Fisiologi Kardiovaskular, Fisiologi  THT, Fisiologi pengelihatan, Fisiologi neurologi, Hipoksia dan Hiperventilasi, Akselerasi dan Gaya-G, Disorientasi ruang, Jet Lag dan Fatique, serta materi pelajaran kesehatan penerbangan lainnya.

Sedangkan siswa Sus Operator Peralatan Aerofisiologi A-7, akan menerima berbagai materi pelajaran pembinaan kejuruan dengan pengetahuan pendukung.

"Pengetahuan itu antara lain pokok atmosfir, peralatan oksigen, kabin bertekanan dan dekompresi mendadak, akselarasi, gravitasi, G-Force, anatomi dan fisiologi sistem pernapasan, jantung dan peredaran darah, THT dan keseimbangan tubuh, sistem pengelihatan, serta materi pendukung lainnya," jelasnya.

Kepada siswa Sus Kesbangan A-20 dan Sus Operator Peralatan Aerofisiologi A-7, Danwingdikum meminta agar siswa manfaatkan waktu yang ada untuk belajar dan berlatih, sehingga materi yang diterima dapat dimengerti, dan dipahami.

"Setelah pendidikan siswa Sus Kesbangan dan Sus Operator Peralatan Aerofisiologi diharapkan, memiliki keterampilan yang berkemampuan handal sesuai ketentuan, peran, tugas dan tanggung jawab, serta bisa memanfaatkan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved