Breaking News:

Kesaksian Istri Terduga Teroris usai Suami Ditangkap Densus 88: Gelisah, Langsung Masuk Kamar

Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan sejumlah terduga teroris disejumlah wilayah di tanah air.

Penulis: Damanhuri | Editor: Vivi Febrianti
Tribun Jabar
istri terduga teroris 

Namun, ia pun bingung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

SA (25) istri BS terduga teroris di Sukabumi
SA (25) istri BS terduga teroris di Sukabumi (Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludin)

Ia pun berniat akan mencari pekerjaan.

Sebelum BS ditangkap, Ai biasanya mendapatkan nafkah dari suaminya setiap bulan.

"Anak baru tiga bulan, ini mah (dikasih) ASI, kalau nafkah tiap bulan dikasihnya, (sekarang, red) paling, ya gimana ya, paling saya kerja. Kalau ditinggal kerja anak kayanya pasti formula, paling kerja di garmen kayak gitu," ujarnya saat dihubungi Tribun via telepon, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Condet: Sempat Melawan, Tim Gegana Ledakan Bom di Dalam Rumah

Warga Pendatang

Terduga teroris BS dan istrinya diketahui belum lama menempati rumah tersebut.

Bahkan, pemerintah desa setempat menyebut jika penghuni rumah tersebut merupakan warga pendatang

Sekertaris Desa Cibodas Alek Solihin mengatakan, pemilik rumah itu adalah warga baru yang tinggal di rumah warganya berinuisial AB.

"Sebenarnya emang dia itu pendatang baru, cuman yang sampai sekarang ini dia bertempat di rumah bapak AB, hanya lebih jelasnya nanti mungkin ada (keterangan polisi, red). Yang tinggal di rumah bapak AB ini ada 3 orang, cuma asal usulnya gak tahu," jelasnya.

Baca juga: Cerita Mertua saat Menantunya Diciduk Densus 88 karena Terduga Teroris: Mending Saya yang Dibunuh

Densus 88 mendatangi rumah terduga teroris di Sukabumi
Densus 88 mendatangi rumah terduga teroris di Sukabumi (Tribun Jabar)

Ia menyebut, warga diduga teroris yang tinggal di rumah itu sudah sekitar satu tahun.

Namun, ia menegaskan tidak mengetahui kegiatan sehari-harinya.

"Kurang lebih satu tahun tinggal di Kampung Limbangan ini, sehari-hari warga sini pada gak mengetahui karena dia tertutup," ucapnya

Kerja di Jakarta

Ketua RT setempat mengatakan, dirinya tidak mengenal dekat sosok BS terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Jakarta.

Ade Sukardi Ketua RT 14 RW 02 Kampung Limbangan mengaku tidak mengetahui kegiatan sehari-hari orang yang tinggal di rumah itu.

Yang ia tahu, kata dia, BS bekerja di wilayah Jakarta.

Namun, saat Densus 88 melakukan penggeledagan ia melihat kabel dan beberapa bahan diduga bahan peledak.

"Ada juga kabel, ada juga istilahnya apa itu bahan-bahan peledak, kita kurang begitu tahu. Ini kan warga saya, cuman kan sehari-harinya kurang tahu. Kalau di sini gak kerja, kerjanya ke Jakarta," ujarnya kepada wartawan.

(TribunnewsBogor.com/Tribun Jabar)

Berita terkiat Teroris

Berita terkait Densus 88

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved